Rabu, 08 Juli 2026

Sultan Nuku

 Sultan Nuku (Muhammad Amiruddin) adalah Pahlawan Nasional Indonesia dan penguasa ⁠Kesultanan Tidore yang terkenal karena keberhasilannya membebaskan wilayah Maluku dari penjajahan VOC (Belanda). Beliau lahir di Soasio, Tidore pada tahun 1738 dan wafat pada 14 November 1805. 

Berikut adalah poin-poin penting mengenai perjuangan dan warisan Sultan Nuku:
Julukan Legendaris
  • Jou Barakati: Berarti "Tuan yang Diberkahi", gelar yang menegaskan legitimasinya sebagai pemimpin militer dan spiritual yang direstui rakyatnya.
  • The Lord of Fortune: Julukan dari bangsa Inggris karena kehebatannya yang selalu berhasil lolos dan mengalahkan armada Belanda.
Rekam Jejak Perjuangan
  • Aliansi Lintas Budaya: Memimpin gerakan anti-kolonial besar sejak 1780 dengan menyatukan kekuatan dari Tidore, Seram, Papua, hingga sekutu Inggris. 
  • Kemenangan Gemilang: Berhasil merebut kembali takhta Kesultanan Tidore pada 1797 dan membebaskan Kesultanan Ternate dari cengkeraman Belanda pada 1801.
  • Kedaulatan Penuh: Menjadikan wilayah Maluku sebagai salah satu dari sedikit kawasan pribumi yang berhasil mengalahkan kekuasaan kolonial secara total pada masanya. 
Penghormatan Nasional
Atas jasa besar dan diplomasinya yang cerdik, Pemerintah Indonesia menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1995 berdasarkan Keputusan Presiden No. 071/TK/1995. Namanya kini juga diabadikan sebagai nama Universitas Nuku di Maluku Utara serta kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Sultan Nuku (373).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rec Tengku Amir Hamzah

  Tengku Amir Hamzah adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia dari angkatan Pujangga Baru yang juga dianugerahi gelar Pahlawan Nasio...