Kamis, 06 Agustus 2026

Ringkasan Pahlawan

 [31/7 12.47] rudysugengp@gmail.com: Mulai Type Baru 

Ringkasan

[31/7 12.50] rudysugengp@gmail.com: 1. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan Abdul Muis


Abdul Muis adalah pahlawan nasional pertama Indonesia yang berjuang melalui jurnalisme, organisasi politik, dan karya sastra. Lahir di Bukittinggi pada 3 Juli 1883, ia menggunakan kemampuannya berbahasa Belanda untuk melawan penjajah secara cerdas dan berani. Ia wafat pada 17 Juni 1959 dan ditetapkan sebagai pahlawan oleh Presiden Soekarno pada 30 Agustus 1959.


Perjuangan di Bidang Politik dan Organisasi

Sarekat Islam (SI): Aktif bersama H.O.S. Cokroaminoto untuk membela hak kaum pribumi.


Utusan Belanda (1917): 

Pergi ke negeri Belanda untuk menolak gagasan Indie Weerbaar (milisi pertahanan Hindia Belanda tanpa kemerdekaan).


Volksraad (1918): Menjadi anggota Dewan Rakyat untuk menyuarakan kritik tajam terhadap aturan tidak adil pemerintah kolonial.


Aksi Mogok dan Protes (1922–1923): Memimpin pemogokan pegawai pegadaian di Yogyakarta serta memprotes aturan pengawasan tanah di Sumatra.


Perjuangan Lewat Tulisan dan Sastra

Jurnalis Kritis: 

Menulis artikel perlawanan di berbagai surat kabar seperti De Express, Utusan Melayu, dan Neraca.


Pengasingan: 

Dihukum larangan berpidato dan diasingkan oleh Belanda ke Garut, Jawa Barat, akibat kritikan kerasnya.


Novel Salah Asuhan: Menyelesaikan karya sastra besar tersebut di pengasingan yang menyindir ketimpangan sosial akibat kolonialisme.

[31/7 13.23] rudysugengp@gmail.com: 2. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Ki Hajar Dewantara 


Ki Hajar Dewantara berjuang melawan penjajah Belanda melalui ⁠pendidikan, tulisan kritis, dan pendirian sekolah Taman Siswa.


Perjuangan Lewat Tulisan dan Organisasi


Aktif di organisasi [Budi Utomo]  untuk membangkitkan rasa persatuan bangsa.


Menulis artikel tajam, termasuk “Als ik eens Nederlander was” yang memprotes perayaan kemerdekaan Belanda di bumi Indonesia.


Diasingkan ke Belanda akibat kritikan pedasnya terhadap pemerintah kolonial.


Pendirian Taman Siswa


Mendirikan perguruan [Taman Siswa] pada tanggal 3 Juli 1922 di Yogyakarta.


Memberi kesempatan belajar bagi rakyat [pribumi], yang miskin dan dilarang sekolah oleh Belanda.


Menggunakan semboyan terkenal: 

Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.


Peran Setelah Indonesia Merdeka


Diangkat menjadi Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan pertama Republik Indonesia.


Ditetapkan sebagai [Bapak Pendidikan Nasional


Tanggal lahirnya, 2 Mei, diperingati sebagai [Hari Pendidikan Nasional]

[31/7 13.28] rudysugengp@gmail.com: 3. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Raden Mas Suryopranoto  


Raden Mas Soerjopranoto adalah pahlawan nasional dari keluarga ningrat yang terkenal sebagai pemimpin buruh berjuluk "Raja Mogok", pendiri media, dan pejuang persamaan derajat.


Latar Belakang dan Sikap Bangsawan


Lahir di Yogyakarta pada 11 Januari 1871, ia adalah kakak kandung dari Ki Hadjar Dewantara (Suwardi Suryaningrat).


Melepas atribut kebangsawanan "Raden Mas" dari papan namanya karena ingin setara dengan rakyat jelata.


Keluar dari pegawai pemerintah Belanda karena menentang aturan kolonial yang tidak adil.


Perjuangan untuk Kaum Buruh


Bergabung dengan Sarekat Islam (SI) dan memimpin perkumpulan buruh.


Mendapat julukan "De Stakings Koning" (Raja Mogok) dari koran Belanda karena memimpin aksi mogok buruh besar-besaran menuntut hak dan upah layak, termasuk di pabrik gula Madukismo.


Membela hak-hak pekerja pribumi dari tekanan pengusaha asing dan pemerintah kolonial.


Pendidikan dan Jurnalistik


Mendirikan sekolah rakyat pribumi dan aktif mengajar.


Mengelola berbagai surat kabar bersama Ki Hadjar Dewantara untuk menyuarakan kritik terhadap pemerintah kolonial.


Aktif dalam pergerakan nasional dan pendidikan hingga masa kemerdekaan Indonesia.

[31/7 13.31] rudysugengp@gmail.com: 4. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Mohammad Husni Thamrin 


Mohammad Husni Thamrin (MH Thamrin) adalah pahlawan nasional dari Betawi yang berjuang melalui jalur diplomasi, parlemen, dan sosial-ekonomi. Ia dikenal sebagai tokoh kunci pendiri Parindra, penggerak GAPI, dan suara vokal pribumi di Volksraad.


Perjuangan di Parlemen dan Politik


Menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat) tahun 1927–1941 untuk menyuarakan hak kaum pribumi.


Membentuk Fraksi Nasional di Volksraad guna menyatukan kekuatan politik Indonesia.


9Memprakarsai berdirinya Gabungan Politik Indonesia (GAPI) tahun 1939 yang menuntut hak "Indonesia Berparlemen".


Kepedulian Sosial dan Ekonomi Rakyat


Membela nasib wong cilik dan memperbaiki sanitasi serta perkampungan kumuh di Batavia saat duduk di Dewan Kota.


Menentang ketidakadilan ekonomi kolonial dan memperjuangkan penghapusan kerja paksa atau aturan kejam bagi buruh.


Mendanai pembangunan lapangan sepak bola rakyat pertama (VIJ Petojo) dari kantong pribadinya agar pribumi bisa berolahraga.

[31/7 13.35] rudysugengp@gmail.com: 5. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Kyai Haji Samanhudi


Kyai Haji Samanhudi adalah pahlawan nasional pelopor kebangkitan ekonomi rakyat yang terkenal karena mendirikan Sarekat Dagang Islam (SDI), membela pedagang pribumi, dan menentang dominasi kolonial.


Latar Belakang dan Awal Perjuangan


Lahir di Solo: 

Lahir di Surakarta tahun 1868 dengan nama asli Sudarno Nadi.


Pedagang Batik: 

Berprofesi sebagai saudagar batik sukses di Laweyan.


Melihat Ketidakadilan: 

Menyadari pedagang pribumi Muslim sering mendapat perlakuan tidak adil dari pemerintah Belanda dan kalah saing dengan pedagang asing.


Pendirian Sarekat Dagang Islam (SDI)


Mendirikan Organisasi: 

Membentuk perkumpulan Rekso Roemekso yang kemudian menjadi Sarekat Dagang Islam pada 16 Oktober 1905 di Solo.


Tujuan Utama: Menyatukan kekuatan para pedagang Islam pribumi agar bisa bersaing dan saling membantu.


Kesadaran Nasional: Menumbuhkan semangat pergerakan nasional dan persatuan rakyat melawan penindasan penjajah.


Akhir Hayat dan Penghargaan


Wafat: 

Meninggal dunia pada 28 Desember 1956 di Klaten dan dimakamkan di Sukoharjo.


Gelar Pahlawan: 

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia melalui Keputusan Presiden No. 590 Tahun 1961 pada tanggal 9 November 1961.

[31/7 13.39] rudysugengp@gmail.com: 6. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan

Hadji Oemar Said Tjokroaminoto

(HOS Cokroaminoto)


Hadji Oemar Said Tjokroaminoto adalah pahlawan nasional yang memimpin Sarekat Islam, menolak feodalisme, dan mendidik tokoh-tokoh besar bangsa.


Peran di Sarekat Islam


Memimpin Sarekat Islam (SI) sejak tahun 1912/1914 hingga membesar menjadi organisasi massa jutaan anggota.


Mengubah arah SI dari perkumpulan dagang menjadi gerakan politik untuk melawan penjajah Belanda.


Dijuluki "Raja Tanpa Mahkota" oleh pemerintah kolonial karena pengaruhnya yang sangat kuat di kalangan rakyat.


Guru Bangsa


Rumah tumpangnya di Surabaya menjadi tempat tinggal bagi para pemuda dari berbagai ideologi yang kelak memimpin Indonesia.


Mendidik tokoh penting seperti Soekarno (nasionalis), Semaoen (komunis), hingga Kartosoewirjo (islamis).


Mengajarkan arti penting persatuan, kesetaraan, dan perlawanan terhadap penindasan kolonial.

[31/7 13.43] rudysugengp@gmail.com: 7. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan

Ernest Douwes Dekker [Danudirdja Setiabudhi]


Ernest Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi) adalah tokoh pergerakan nasional dan anggota Tiga Serangkai yang mendirikan partai Indische Partij serta mencetuskan gagasan kemerdekaan dan nama Nusantara untuk Indonesia.


Perjuangan Politik dan Organisasi


Mendirikan Indische Partij pada 25 Desember 1912 bersama Tjipto Mangoenkoesoemo dan Suwardi Suryaningrat (Ki Hadjar Dewantara).


Memakai semboyan "Indie voor Indië" (Hindia untuk orang Hindia) guna menuntut kerja sama setara antara pribumi dan orang Indo.


Menjadi orang pertama yang meneriakkan gagasan "Indie Los van Holland" agar Hindia Belanda lepas dari negeri Belanda.


Perjuangan Lewat Tulisan dan Pendidikan


Menggunakan surat kabar seperti De Express untuk mengkritik tajam aturan penjajah Belanda.


Aktif membangun dunia pendidikan kerakyatan pada tahun 1930-an di Bandung setelah sempat menjalani masa pembuangan.


Mengusulkan penggunaan nama Nusantara sebagai identitas pengganti Hindia Belanda.

[31/7 13.48] rudysugengp@gmail.com: 8. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan

Sisingamangaraja XII


Sisingamangaraja XII adalah ⁠Pahlawan Nasional asal Sumatera Utara yang memimpin perlawanan sengit melawan penjajahan Belanda. Ia berjuang selama hampir tiga dekade menggunakan taktik perang gerilya hingga akhirnya gugur di medan perang demi mempertahankan kedaulatan tanah Batak.


Awal Perjuangan


Lahir dengan nama Patuan Bosar Sinambela di Bakkara, Sumatera Utara, sekitar tahun 1845.


Naik takhta pada tahun 1876 menggantikan ayahnya.


Memulai perlawanan terbuka pada Februari 1878 ketika pasukan Belanda mencoba menguasai wilayah Tapanuli dan tanah Batak.


Strategi dan Jalannya Perlawanan


Menggunakan strategi perang gerilya dengan memanfaatkan penguasaan medan hutan, lembah, dan bukit di Toba, Humbang, hingga Dairi.


Menggabungkan kekuatan spiritual dan adat untuk menyatukan rakyat menentang penindasan kolonial.


Bertahan selama hampir 30 tahun membuat pihak Belanda kewalahan menghadapi ketangguhannya.


Akhir Hayat dan Penghargaan


Gugur dalam pertempuran di Sionom Hudon, Dairi pada 17 Juni 1907 setelah tertembak bersama putrinya, Siboru Lopian.


Ditetapkan sebagai ⁠Pahlawan Nasional pada 9 November 1961 melalui SK Presiden RI No. 590/1961.

[31/7 13.53] rudysugengp@gmail.com: 9. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan

Sam Ratulangi 


Sam Ratulangi adalah pahlawan nasional asal Sulawesi Utara yang berjuang lewat diplomasi, pendidikan, dan politik, serta menjabat sebagai Gubernur Sulawesi pertama dan anggota ⁠PPKI. Ia dikenal dengan filsafat kemanusiaan "Si tou timou tumou tou" (manusia memanusiakan manusia).


Peran di Masa Pergerakan dan Kemerdekaan


Tokoh Intelektual: Meraih gelar doktor ilmu pastinya di Swiss dan aktif di ⁠Volksraad untuk membela hak rakyat.


Sidang Kemerdekaan: Hadir dalam persiapan proklamasi dan sidang PPKI untuk mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945.


Gubernur Sulawesi: Ditunjuk memimpin wilayah Sulawesi pasca-kemerdekaan untuk menegakkan kedaulatan bangsa.


Perlawanan dan Pengasingan


Menolak Belanda: Menolak bekerja sama dengan tentara NICA yang kembali datang ke Sulawesi.


Diasingkan ke Serui: Ditangkap dan dibuang oleh Belanda ke Serui, Papua, karena tetap setia pada Republik Indonesia.


Akhir Hayat: 

Wafat di Jakarta pada 30 Juni 1949 dalam status pengasingan sebelum akhirnya diakui sebagai Pahlawan Nasional.

[31/7 13.55] rudysugengp@gmail.com: 10. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan

dr. Sutomo


Dr. Sutomo adalah pahlawan nasional dan tokoh utama kebangkitan nasional yang mendirikan ⁠Boedi Oetomo, memimpin ⁠Persatuan Bangsa Indonesia, serta membentuk partai ⁠Parindra.


Pendirian Budi Utomo


Lahir di Nganjuk, Jawa Timur.

Sekolah dokter di STOVIA Jakarta.

Dirikan Budi Utomo pada 20 Mei 1908.

Jadi ketua organisasi modern pertama.

Majukan pendidikan rakyat.


Pengabdian Sosial dan Kesehatan


Rawat korban wabah penyakit.

Jadi dokter dan dosen di NIAS Surabaya.

Tolong rakyat miskin tanpa biaya.


Perjuangan Politik


Buat kelompok studi Indonesia.

Dirikan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI).

Gabung bentuk Parindra untuk merdeka.

[31/7 17.58] rudysugengp@gmail.com: 207. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur


K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah Presiden ke-4 Republik Indonesia yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasa besarnya dalam memperjuangkan pluralisme, kemanusiaan, dan demokrasi.


Perjuangan dan Jasa Utama


Pembela Pluralisme dan Toleransi: Membela hak minoritas, mengakui agama Konghucu, dan menjunjung tinggi kesetaraan antarsuku serta agama.


Demokratisasi dan HAM: 

Mendorong kebebasan berpendapat, memperkuat masyarakat sipil, dan mereformasi militer agar kembali ke fungsi pertahanan negara.


Kepemimpinan Politik dan Islam: 

Memimpin Nahdlatul Ulama (NU) serta mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk memperjuangkan keadilan sosial dan hak rakyat kecil.

[31/7 18.02] rudysugengp@gmail.com: 209. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Marsinah 


Marsinah adalah seorang aktivis dan pahlawan buruh perempuan asal Nganjuk, Jawa Timur, yang berjuang menuntut kenaikan upah, menolak sistem upah murah, dan membela hak-hak pekerja di PT Catur Putra Surya, Sidoarjo, hingga akhirnya gugur secara tragis pada Mei 1993.


Awal Perjuangan


Bekerja sebagai buruh pabrik arloji di Porong, Sidoarjo.


Memimpin aksi mogok kerja menuntut kenaikan upah harian dari Rp1.700 menjadi Rp2.250 sesuai aturan gubernur.


Bertindak sebagai juru bicara dan negosiator untuk rekan-rekan buruhnya.


Tragedi dan Akhir Hayat


Mendatangi Kodim Sidoarjo untuk menanyakan nasib 13 rekan buruh yang dipaksa mundur setelah aksi.


Diculik pada malam 5 Mei 1993 dan hilang tanpa kabar.


Ditemukan tewas pada 8 Mei 1993 dengan tubuh penuh luka akibat penyiksaan berat.

[31/7 18.06] rudysugengp@gmail.com: 211. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Rahmah El Yunusiyyah


Rahmah El Yunusiyyah adalah pahlawan nasional pelopor pendidikan modern Islam khusus perempuan, pendiri Diniyah Putri Padang Panjang, dan tokoh pejuang kemerdekaan yang gigih.


Pelopor Pendidikan Perempuan


Mendirikan Diniyah School Putri pada 1 November 1923 di Padang Panjang, Sumatera Barat.


Memadukan pelajaran agama Islam, ilmu pengetahuan umum, dan keterampilan hidup agar wanita mandiri.


Mendapat gelar kehormatan Syaikhah dari Universitas Al-Azhar, Mesir, pada tahun 1957 atas jasanya yang besar.


Perjuangan Kemerdekaan dan Sosial


Menentang keras tindakan tentara Jepang yang memaksa perempuan lokal menjadi wanita penghibur.


Mengibarkan bendera merah putih pertama di Sumatera Barat di depan gedung asrama Diniyyah Putri setelah proklamasi.


Membentuk dapur umum dan menjadi komandan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) perempuan untuk membantu para prajurit di medan perang.

[31/7 18.09] rudysugengp@gmail.com: 212. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Sarwo Edhie Wibowo 


Jenderal TNI (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo adalah pahlawan nasional dari bidang perjuangan bersenjata yang dikenal sebagai komandan legendaris RPKAD (kini Kopassus). Perjuangannya berfokus pada masa perang kemerdekaan, penumpasan G30S/PKI, serta pengamanan wilayah kedaulatan Indonesia.


Riwayat Perjuangan Militer


Perang Kemerdekaan (1945–1949): Memulai karier sebagai komandan kompi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.


Masa Pembela Tanah Air (PETA): 

Sempat mendaftarkan diri sebagai prajurit PETA di Surabaya pada tahun 1942 di bawah pendudukan Jepang.


Penumpasan G30S/PKI (1965): 

Memimpin pasukan Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) untuk merebut kembali kendali di Jakarta dan membersihkan unsur-unsur gerakan tersebut di Jawa Tengah dan Jawa Timur.


Tugas Keamanan Lainnya: 

Berperan dalam operasi militer dan teritorial untuk menjaga keutuhan negara serta stabilitas keamanan nasional pada masa transisi pemerintahan.

[31/7 18.12] rudysugengp@gmail.com: 213. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Sultan Mohammad Salahuddin


Sultan Muhammad Salahuddin adalah Sultan Bima ke-14 yang berkuasa dari tahun 1915 hingga 1951, dikenang karena mendukung kemerdekaan Indonesia, memajukan pendidikan modern, dan melindungi rakyat dari penindasan.


Perjuangan dan Kontribusi


Dukungan Kemerdekaan: Mengeluarkan maklumat pada 22 November 1945 yang menyatakan bahwa Kesultanan Bima berdiri di belakang Republik Indonesia.


Perlindungan Rakyat: 

Menginisiasi gerakan nikah massal ("nikah Baronta") untuk menyelamatkan perempuan Bima dari ancaman kerja paksa atau jugun ianfu pada masa pendudukan Jepang.


Pendidikan dan Agama: 

Mendirikan sekolah-sekolah modern, mendukung pendidikan perempuan, serta mewakafkan rumah di Makkah untuk asrama haji dan pelajar.

[31/7 18.15] rudysugengp@gmail.com: 214. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Syaikhona Muhammad Kholil


Syaikhona Muhammad Kholil (Mbah Kholil Bangkalan) adalah pahlawan nasional dan ulama besar asal Madura yang berjuang melalui pendidikan Islam, penciptaan karakter bangsa, serta pencetakan tokoh-tokoh utama pendiri Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia. Beliau lahir di Bangkalan pada 1835 dan wafat tahun 1925, lalu resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada November 2025.


Perjuangan di Bidang Pendidikan dan Keilmuan


Menimba ilmu dari pesantren ke pesantren di Jawa hingga berguru ke Makkah (Arab Saudi) kepada ulama besar dunia seperti Syekh Nawawi al-Bantani.


Mendirikan pondok pesantren di Bangkalan, Madura, yang menjadi pusat rujukan ilmu agama Islam (khususnya Fikih dan Nahwu) di Nusantara.


Melahirkan murid-murid yang kemudian menjadi pahlawan dan pendiri organisasi besar Islam, seperti KH. Hasyim Asy'ari (pendiri NU) dan KH. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah).


Perjuangan Kebangsaan dan Sosial


Menanamkan semangat patriotisme serta cinta tanah air (hubbul wathan minal iman) kepada para santrinya untuk melawan penjajahan melalui kesadaran beragama dan nasionalisme.


Menjadi penggerak moral dan spiritual utama yang menyatukan jaringan ulama se-Nusantara demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

[31/7 18.19] rudysugengp@gmail.com: 215. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Tuan Rondahaim Saragih


Tuan Rondahaim Saragih Garingging adalah Raja ke-14 dari Kerajaan Raya Simalungun yang memimpin perjuangan bersenjata melawan kolonial Belanda di wilayah Sumatra Utara dari tahun 1880 hingga wafatnya pada tahun 1891. Karena ketangguhan strategi militer dan keberaniannya yang membuat Belanda selalu gagal menaklukkannya, ia dijuluki oleh pemerintah kolonial sebagai "Napoleon der Bataks" (Napoleon dari Tanah Batak). Atas jasa besarnya, pemerintah Indonesia resmi menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025.


Perjuangan Tuan Rondahaim


Menentang Ekspansi Ekonomi Belanda: 

Ia menolak keras pembukaan perkebunan komersial oleh Belanda yang berusaha merebut tanah-tanah rakyat di Simalungun.


Strategi Persatuan Adat: 

Rondahaim merangkul dan mempersatukan kerajaan-kerajaan lokal di Simalungun (seperti Siantar, Tanah Jawa, Purba, dan Silimakuta) untuk mematahkan politik pecah belah (devide et impera) Belanda.


Kemenangan Pertempuran Militer: 

Pasukannya berhasil memenangkan sejumlah pertempuran krusial, termasuk pertempuran di Dolok Merawan (21 Oktober 1887), Bandar Padang (12 Oktober 1889), dan Dolok Sagala.


Wilayah yang Tidak Terpatahkan: 

Di bawah kepemimpinannya, Kerajaan Raya menjadi salah satu wilayah di Sumatra Utara yang berhasil mempertahankan kedaulatannya dan tidak pernah runtuh atau menyerah total kepada Belanda selama ia hidup.


Ia wafat pada tahun 1891 akibat kondisi kesehatan yang menurun. Semangat bersenjata dan diplomasi adatnya kini abadi sebagai tonggak sejarah perlawanan Nusantara sebelum era kemerdekaan modern.

[31/7 18.23] rudysugengp@gmail.com: 216. Buatkan Gambar dan Infografis tentang

Ringkasan Perjuangan 

Zainal Abidin Syah


Sultan Zainal Abidin Syah adalah pahlawan nasional asli Maluku Utara yang berjasa besar dalam mempertahankan wilayah Papua (Irian Barat) agar tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai Sultan Tidore ke-37, ia memilih menolak bujuk rayu Belanda dan memilih setia mendukung kedaulatan Indonesia.Atas kontribusi historis tersebut, Pemerintah Republik Indonesia resmi menganugerahi beliau gelar Pahlawan Nasional pada tanggal 10 November 2025 melalui Keputusan Presiden No. 116/TK/2025.


Perjuangan


Mempertahankan Integritas NKRI: 

Menolak pembentukan negara boneka oleh Belanda dan menegaskan bahwa wilayah kekuasaan Kesultanan Tidore—yang mencakup sebagian besar Papua—adalah bagian sah dari Indonesia.


Gubernur Irian Barat Pertama: 

Ditunjuk langsung oleh Presiden Soekarno pada tahun 1956 sebagai Gubernur Provinsi Perjuangan Irian Barat pertama (1956–1961) yang berkedudukan di Soasio, Tidore, untuk mengomandoi pengembalian Papua dari tangan kolonial.


Melawan Penjajahan Lintas Era: 

Konsisten berjuang melawan dominasi kolonial Belanda sejak masa mudanya hingga masa pendudukan Jepang, di mana ia bahkan sempat ditangkap dan disiksa karena dituduh menjadi mata-mata sekutu.


Diplomasi Internasional: 

Menggunakan legitimasi sejarah Kesultanan Tidore di berbagai forum internasional untuk mematahkan klaim sepihak Belanda atas wilayah Papua Barat.

[1/8 17.47] rudysugengp@gmail.com: 11. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Kyai Haji Ahmad Dahlan 


Kyai Haji Ahmad Dahlan adalah pahlawan nasional dan ulama besar yang berjuang melalui pembaruan Islam, pendidikan modern, dan aksi sosial. 

Lahir dengan nama Muhammad Darwis di Yogyakarta, ia mendirikan organisasi Muhammadiyah pada tanggal 18 November 1912 serta ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional lewat Surat Keputusan Presiden Nomor 657 Tahun 1961.


Pembaruan Keagamaan dan Pemikiran Islam


Memurnikan ajaran Islam dengan mengajak umat kembali kepada Al-Qur'an dan Hadis, serta membersihkan praktik dari unsur mistis takhayul, bid'ah, dan khurafat.


Meluruskan arah kiblat Masjid Gede Kauman Yogyakarta agar tepat menghadap ke arah Kakbah menggunakan ilmu falak.


Membumikan pemahaman Surat Al-Ma'un untuk memotivasi umat agar peduli pada fakir miskin dan anak yatim melalui amal usaha nyata.


Pelopor Pendidikan Modern


Mendirikan sekolah madrasah yang memadukan pelajaran ilmu agama Islam dengan ilmu pengetahuan umum (seperti berhitung, bumi, dan kesehatan).


Aktif mengajar agama di sekolah-sekolah didikan pemerintah kolonial Belanda seperti OSVIA Magelang dan Kweekschool Jetis Yogyakarta demi mencerdaskan anak bangsa dari keterbelakangan.


Gerakan Sosial dan Pemberdayaan


Mendirikan perkumpulan Muhammadiyah sebagai wadah pergerakan sosial, kesehatan, panti asuhan, dan poliklinik untuk menolong kaum dhuafa.


Mendukung kesetaraan pendidikan bagi perempuan lewat dorongan pembentukan sayap organisasi wanita 'Aisyiyah.




12. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Haji Agus Salim 


Haji Agus Salim adalah seorang tokoh cendekiawan, pejuang kemerdekaan, dan diplomat ulung Indonesia yang dijuluki "The Grand Old Man of the Republic". Perjuangannya berfokus pada pergerakan politik Islam melalui Sarekat Islam, perumusan dasar negara dalam Panitia Sembilan, serta diplomasi internasional untuk memperoleh pengakuan kedaulatan Republik Indonesia.


Pergerakan Nasional dan Politik


Bergabung dengan Sarekat Islam (SI) pada tahun 1915 dan menjadi tokoh penting di samping H.O.S. Tjokroaminoto.


Menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat) pada tahun 1921–1924 dan tercatat sebagai tokoh pertama yang menggunakan bahasa Melayu di dalam sidang tersebut.


Aktif menguasai banyak bahasa asing (seperti Belanda, Inggris, Jerman, Prancis, dan Arab) untuk berdebat melawan kebijakan pemerintah kolonial Belanda.


Peran Menjelang Kemerdekaan


Menjadi anggota BPUPKI dan masuk dalam Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta serta dasar negara.


Berperan penting dalam merancang dan menyempurnakan tata bahasa dalam naskah Undang-Undang Dasar 1945.


Diplomasi Internasional


Menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada masa awal kemerdekaan.


Memimpin misi diplomasi ke negara-negara Timur Tengah, sehingga Mesir menjadi negara pertama yang memberikan pengakuan resmi atas kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947.


Mewakili Indonesia dalam forum-forum internasional termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).




13. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Jenderal Gatot Subroto 


Jenderal TNI (Purn.) Gatot Subroto adalah seorang pahlawan nasional dan tokoh militer Indonesia yang dijuluki sebagai "tentara tiga zaman" (Belanda, Jepang, dan Kemerdekaan). 

Ia berperan besar dalam membentuk cikal bakal TNI, memimpin penumpasan berbagai pemberontakan di dalam negeri, serta dikenal sangat dekat dengan rakyat kecil.


Karier Militer Lintas Zaman


Masa Hindia Belanda: 

Memulai karier militer dengan bergabung sebagai tentara KNIL pada tahun 1923 dan mencapai pangkat sersan.


Masa Pendudukan Jepang: 

Mengikuti pelatihan militer dan bergabung dalam organisasi pertahanan Pembela Tanah Air (PETA).


Masa Kemerdekaan: 

Aktif mendirikan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) serta pernah menjabat sebagai Gubernur Militer Surakarta dan sekitarnya.


Penumpasan Pemberontakan


PKI Madiun 1948: 

Memimpin operasi militer untuk menumpas pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun.


PRRI/Permesta: 

Berperan penting dalam melumpuhkan gerakan separatis PRRI/Permesta di Sumatera dan Sulawesi untuk menjaga keutuhan NKRI.


Akhir Hayat


Wafat di Jakarta pada tanggal 11 Juni 1962 dalam usia 54 tahun karena sakit.


Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada bulan Juni 1962 atas jasa-jasanya bagi bangsa Indonesia.




14. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Sukarjo Suryopranoto 


Sukarjo Wiryopranoto adalah pejuang kemerdekaan, tokoh, dan diplomat asal Cilacap yang aktif di ⁠Volksraad, menjadi dubes di berbagai negara, serta memperjuangkan kembalinya Irian Barat.


Perjuangan Masa Pergerakan Nasional


Budi Utomo & PBI: 

Aktif memimpin cabang Malang serta mendirikan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) bersama dr. Soetomo.


Volksraad: 

Menjadi anggota Dewan Rakyat dan menyuarakan hak-hak rakyat Indonesia, termasuk menuntut pembentukan parlemen yang bertanggung jawab melalui Gabungan Politik Indonesia (GAPI).


Pers Nasional: 

Memimpin surat kabar Asia Raya dan membina majalah Mimbar Indonesia untuk membakar semangat kebangsaan.


Pengabdian Pascakemerdekaan dan Diplomasi


Diplomat Internasional: 

Menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Vatikan, Italia, dan RRC (China).


Perjuangan Irian Barat: 

Ditunjuk sebagai Wakil Tetap Indonesia di PBB pada tahun 1962, di mana ia gigih melobi negara lain untuk mendukung kembalinya Irian Barat ke pangkuan Indonesia hingga akhir hayatnya di New York.




15. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Ferdinand Lumban Tobing 


Dr. Ferdinand Lumban Tobing adalah dokter, tokoh pemuda, dan pejuang kemerdekaan asal Tapanuli, Sumatera Utara, yang memimpin perlawanan terhadap pendudukan Jepang serta mempertahankan kemerdekaan sebagai Gubernur Militer Tapanuli/Sumatera Timur dan Menteri Negara. 

Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1962.


Masa Pergerakan dan Pendudukan Jepang


Aktif dalam organisasi pemuda Jong Batak saat menempuh pendidikan kedokteran di STOVIA.


Melakukan protes keras terhadap kekejaman tentara Jepang yang menyiksa para pekerja paksa (romusha) di Tapanuli, sehingga ia sempat menjadi target pembunuhan oleh Jepang.


Menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (Syu Sangikai) Tapanuli untuk melindungi rakyat dari penindasan.


Masa Revolusi dan Pertahanan Kemerdekaan


Mengambil alih kekuasaan pemerintahan di Tapanuli dan diangkat resmi sebagai Residen Tapanuli pada 3 Oktober 1945.


Membentuk serta mengorganisasi Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang kemudian bertransformasi menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) hingga menjadi TNI di wilayahnya.


Diangkat menjadi Gubernur Militer Tapanuli dan Sumatera Timur Selatan (1948–1950) di mana ia langsung memimpin gerilya di hutan dan pegunungan saat menghadapi Agresi Militer Belanda II.


Pengabdian di Pemerintahan Republik Indonesia


Dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis kabinet, termasuk Menteri Kesehatan (ad interim), Menteri Penerangan (1953–1955), dan Menteri Negara Urusan Transmigrasi (1958–1959).


Meninggal dunia di Jakarta pada 7 Oktober 1962 dan dimakamkan di Kolang, Tapanuli Tengah. 


Riwayat hidup dan perjuangannya dapat disimak melalui ⁠Museum Kebangkitan Nasional.




16. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kiai Haji Zainul Arifin


Kiai Haji Zainul Arifin Pohan adalah pahlawan nasional dari ⁠Wikipedia bahasa Indonesia yang dikenal sebagai ⁠Panglima Hizbullah, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), serta pemimpin politik dan parlemen di awal kemerdekaan.


Perjuangan Militer dan Pertahanan


Menjabat sebagai Panglima Laskar Hizbullah untuk mengoordinasi pelatihan militer pemuda santri di Cibarusa, Bogor.


Mengonsolidasikan laskar rakyat dan bergerilya bersama TNI di bawah pimpinan Jenderal Soedirman saat Agresi Militer Belanda II.


Menghimpun kekuatan umat Islam untuk melawan penjajah demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia.


Perjuangan Politik dan Pemerintahan


Aktif di organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Masyumi pada masa pergerakan nasional.


Menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo I yang sukses menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955.


Dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) dari tahun 1960 hingga 1963.




17. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Tan Malaka 


Tan Malaka adalah pahlawan nasional dan pemikir revolusioner yang dijuluki sebagai Bapak Republik Indonesia karena merintis konsep negara merdeka lewat tulisan, berjuang melalui pendidikan rakyat, dan mengorganisasi pergerakan lintas batas.


Perjuangan Melalui Pendidikan dan Gagasan


Sekolah Sarekat Islam: 

Mendirikan sekolah bagi anak-anak rakyat kecil di Semarang untuk melawan sistem pendidikan kolonial Belanda.


Konsep Republik: 

Menulis buku Naar de Republiek Indonesia (1925) yang menjadi gagasan awal bentuk negara bagi Nusantara jauh sebelum kemerdekaan.


Karya Pemikiran: 

Menulis buku-buku penting seperti Madilog dan Dari Penjara ke Penjara yang memuat dasar berpikir kritis dan merdeka.


Pergerakan Internasional dan Revolusi


Pelarian Lintas Negara: 

Bergerak secara gerilya dan bawah tanah di berbagai negara Asia (seperti Tiongkok, Filipina, Singapura, dan Vietnam) untuk mencari dukungan bagi Indonesia.


Menolak Kompromi: Membentuk gabungan Persatuan Perjuangan yang menuntut kemerdekaan 100 persen tanpa jalan perundingan atau kompromi dengan penjajah.


Akhir Hidup: 

Mengakhivri hidupnya akibat konflik politik internal bangsa sendiri di Kediri pada tahun 1949, sebelum akhirnya diakui secara resmi sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Soekarno.



18. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Mgr. Albertus Sugiyopranata S.J


Mgr. Albertus Soegijapranata S.J. adalah uskup pribumi Indonesia pertama yang berjuang lewat nasionalisme, diplomasi internasional, dan pembelaan kemerdekaan. Ia dikenal dengan semboyan "100% Katolik, 100% Indonesia" serta ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 26 Juli 1963.


Peran dan Perjuangan Utama


Uskup Pribumi Pertama: 

Ditunjuk oleh Paus Pius XII pada 1 Agustus 1940 untuk memimpin umat Katolik di tengah situasi Perang Dunia II.


Semboyan Nasionalisme: 

Mengajak umat Katolik agar setia pada agama sekaligus aktif mendukung kemerdekaan dan persatuan Indonesia di bawah Pancasila.


Lobi Internasional: 

Menembus blokade militer Belanda dan menulis di media asing untuk membuka mata dunia serta mencari dukungan bagi kedaulatan Republik Indonesia.


Perlindungan Rakyat: 

Menolak paksaan tentara Jepang yang ingin menjadikan gedung gereja sebagai markas militer serta aktif melindungi warga dari korban perang.




19. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Ir. Raden Juanda Kartawijaya 


Sumbangan terbesar Ir. Raden Juanda Kartawijaya bagi bangsa Indonesia adalah Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957, yang berhasil menyatukan seluruh wilayah laut di antara pulau-pulau Indonesia ke dalam kedaulatan penuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berkat jasanya ini, luas wilayah laut Indonesia bertambah secara signifikan hingga mencapai 70 persen. Beliau diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan ⁠Keppres No. 244 Tahun 1963.


Karier Politik dan Pemerintahan


Abdi Negara Sejak Dini: 

Mengawali karier sebagai pegawai pekerjaan umum Jawa Barat pada tahun 1939 di masa kolonial Hindia Belanda.


Menteri Perhubungan: 

Menjabat sebagai Menteri Perhubungann selama dua periode (1946–1949 dan 1950–1953) untuk menata jalur transportasi awal kemerdekaan.


Perdana Menteri Terakhir: 

Menjabat sebagai Perdana Menteri kkIndonesia ke-10 (1957–1959) sekaligus menjadi tokoh terakhir yang memegang posisi tersebut sebelum sistem pemerintahan berubah.


Teknokrat Serbabisa:

Sering dijuluki "Menteri Maraton" karena dipercaya menjabat dalam berbagai posisi menteri belasan kali sepanjang era Orde Lama.


Legasi Utama: 

Deklarasi Djuanda 1957


Meruntuhkan Aturan Kolonial: 

Mengganti hukum laut warisan Belanda (Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonnantie 1939) yang membatasi laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai.


Konsep Negara Kepulauan: 

Menegaskan laut di antara pulau-pulau nusantara adalah pemersatu, bukan pemisah, sehingga Indonesia resmi menjadi satu kesatuan wilayah utuh (Archipelagic State).


Pengakuan Internasional: 

Konsep kedaulatan laut ini diperjuangkan terus-menerus hingga akhirnya diakui secara resmi oleh PBB dalam konvensi hukum laut UNCLOS pada tahun 1982.


Kontribusi Lain dan Penghormatan


Pendidikan & Organisasi: 

Aktif memimpin sekolah Muhammadiyah Jakarta pada usia muda dan tergabung dalam organisasi Paguyuban Pasundan.


Uang Kertas Rp50.000: 

Gambar wajah beliau diabadikan pemerintah sebagai bentuk penghormatan pada ⁠Uang Rupiah Kertas Pecahan Rp50.000.


Nama Bandara dan Stasiun: 

Namanya kini diabadikan sebagai nama Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Stasiun Juanda di Jakarta, serta jalan-jalan protokol di berbagai kota besar Indonesia.



20. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

dr. Saharjo, S.H


Dr. ⁠Saharjo adalah pahlawan nasional dan Menteri Kehakiman Indonesia yang memperjuangkan pembaruan hukum nasional, mengubah sistem penjara kolonial menjadi pembinaan, serta mengganti lambang keadilan asing dengan pohon beringin.


Perjuangan di Bidang Hukum dan Kebijakan


Mendirikan Hukum Nasional: 

Berperan penting dalam perumusan Undang-Undang Kewarganegaraan Republik Indonesia tahun 1947/1948 serta Undang-Undang Pemilu tahun 1953.


Menghapus Aturan Kolonial: 

Aktif membersihkan sistem hukum Indonesia dari pengaruh undang-undang peninggalan masa penjajahan Belanda.


Mengganti Lambang Keadilan: 

Mengganti lambang Dewi Keadilan (Themis) dengan pohon beringin pengayoman yang dianggap lebih sesuai dengan nilai perlindungan dan kepribadian bangsa Indonesia.


Pembaruan Sistem Pemasyarakatan


Mengubah Istilah Penjara: 

Mengganti istilah "penjara" menjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) agar orientasinya bukan sekadar menghukum, tetapi membina manusia.


Mengubah Istilah Narapidana: 

Mengganti sebutan "orang hukuman" menjadi narapidana agar mereka dipandang sebagai warga binaan yang bisa kembali ke masyarakat.


Penghargaan Pahlawan: 

Ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional melalui SK Presiden RI No. 245 G Tahun 1963 pada tanggal 29 November 1963.

[2/8 00.24] rudysugengp@gmail.com: 208. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

H.M Suharto


Jenderal Besar H.M. Soeharto adalah tokoh militer dan Presiden kedua Republik Indonesia yang dikenal lewat peran pentingnya dalam ⁠Serangan Umum 1 Maret 1949, penumpasan G30S/PKI, serta pembangunan nasional.


Perjuangan Masa Kemerdekaan


Bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan diangkat menjadi anggota TNI pada tahun 1945.


Memimpin pasukan melawan aksi militer Belanda di Yogyakarta.


Ikut memimpin Serangan Umum 1 Maret 1949 untuk membuktikan eksistensi Indonesia kepada dunia internasional.


Peran Keamanan dan Pemerintahan


Mengamankan situasi negara dan memimpin penumpasan gerakan pasca G30S pada tahun 1965.


Menerima Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tahun 1966 untuk memulihkan stabilitas politik.


Dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia kedua pada tahun 1968 yang menandai dimulainya era Orde Baru.


Kontribusi Pembangunan Nasional


Berhasil membawa Indonesia mencapai swasembada beras pada tahun 1984.


Melaksanakan pembangunan infrastruktur, fasilitas kesehatan, dan pendidikan secara masif hingga dijuluki Bapak Pembangunan.


Berperan dalam pendirian organisasi regional ASEAN.

[2/8 00.25] rudysugengp@gmail.com: 20. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

dr. Saharjo, S.H


Dr. ⁠Saharjo adalah pahlawan nasional dan Menteri Kehakiman Indonesia yang memperjuangkan pembaruan hukum nasional, mengubah sistem penjara kolonial menjadi pembinaan, serta mengganti lambang keadilan asing dengan pohon beringin.


Perjuangan di Bidang Hukum dan Kebijakan


Mendirikan Hukum Nasional: 

Berperan penting dalam perumusan Undang-Undang Kewarganegaraan Republik Indonesia tahun 1947/1948 serta Undang-Undang Pemilu tahun 1953.


Menghapus Aturan Kolonial: 

Aktif membersihkan sistem hukum Indonesia dari pengaruh undang-undang peninggalan masa penjajahan Belanda.


Mengganti Lambang Keadilan: 

Mengganti lambang Dewi Keadilan (Themis) dengan pohon beringin pengayoman yang dianggap lebih sesuai dengan nilai perlindungan dan kepribadian bangsa Indonesia.


Pembaruan Sistem Pemasyarakatan


Mengubah Istilah Penjara: 

Mengganti istilah "penjara" menjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) agar orientasinya bukan sekadar menghukum, tetapi membina manusia.


Mengubah Istilah Narapidana: 

Mengganti sebutan "orang hukuman" menjadi narapidana agar mereka dipandang sebagai warga binaan yang bisa kembali ke masyarakat.


Penghargaan Pahlawan: 

Ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional melalui SK Presiden RI No. 245 G Tahun 1963 pada tanggal 29 November 1963.

[2/8 00.26] rudysugengp@gmail.com: 19. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Ir. Raden Juanda Kartawijaya 


Sumbangan terbesar Ir. Raden Juanda Kartawijaya bagi bangsa Indonesia adalah Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957, yang berhasil menyatukan seluruh wilayah laut di antara pulau-pulau Indonesia ke dalam kedaulatan penuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berkat jasanya ini, luas wilayah laut Indonesia bertambah secara signifikan hingga mencapai 70 persen. Beliau diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan ⁠Keppres No. 244 Tahun 1963.


Karier Politik dan Pemerintahan


Abdi Negara Sejak Dini: 

Mengawali karier sebagai pegawai pekerjaan umum Jawa Barat pada tahun 1939 di masa kolonial Hindia Belanda.


Menteri Perhubungan: 

Menjabat sebagai Menteri Perhubungann selama dua periode (1946–1949 dan 1950–1953) untuk menata jalur transportasi awal kemerdekaan.


Perdana Menteri Terakhir: 

Menjabat sebagai Perdana Menteri kkIndonesia ke-10 (1957–1959) sekaligus menjadi tokoh terakhir yang memegang posisi tersebut sebelum sistem pemerintahan berubah.


Teknokrat Serbabisa:

Sering dijuluki "Menteri Maraton" karena dipercaya menjabat dalam berbagai posisi menteri belasan kali sepanjang era Orde Lama.


Legasi Utama: 

Deklarasi Djuanda 1957


Meruntuhkan Aturan Kolonial: 

Mengganti hukum laut warisan Belanda (Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonnantie 1939) yang membatasi laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai.


Konsep Negara Kepulauan: 

Menegaskan laut di antara pulau-pulau nusantara adalah pemersatu, bukan pemisah, sehingga Indonesia resmi menjadi satu kesatuan wilayah utuh (Archipelagic State).


Pengakuan Internasional: 

Konsep kedaulatan laut ini diperjuangkan terus-menerus hingga akhirnya diakui secara resmi oleh PBB dalam konvensi hukum laut UNCLOS pada tahun 1982.


Kontribusi Lain dan Penghormatan


Pendidikan & Organisasi: 

Aktif memimpin sekolah Muhammadiyah Jakarta pada usia muda dan tergabung dalam organisasi Paguyuban Pasundan.


Uang Kertas Rp50.000: 

Gambar wajah beliau diabadikan pemerintah sebagai bentuk penghormatan pada ⁠Uang Rupiah Kertas Pecahan Rp50.000.


Nama Bandara dan Stasiun: 

Namanya kini diabadikan sebagai nama Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Stasiun Juanda di Jakarta, serta jalan-jalan protokol di berbagai kota besar Indonesia.

[2/8 00.27] rudysugengp@gmail.com: 18. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Mgr. Albertus Sugiyopranata S.J


Mgr. Albertus Soegijapranata S.J. adalah uskup pribumi Indonesia pertama yang berjuang lewat nasionalisme, diplomasi internasional, dan pembelaan kemerdekaan. Ia dikenal dengan semboyan "100% Katolik, 100% Indonesia" serta ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 26 Juli 1963.


Peran dan Perjuangan Utama


Uskup Pribumi Pertama: 

Ditunjuk oleh Paus Pius XII pada 1 Agustus 1940 untuk memimpin umat Katolik di tengah situasi Perang Dunia II.


Semboyan Nasionalisme: 

Mengajak umat Katolik agar setia pada agama sekaligus aktif mendukung kemerdekaan dan persatuan Indonesia di bawah Pancasila.


Lobi Internasional: 

Menembus blokade militer Belanda dan menulis di media asing untuk membuka mata dunia serta mencari dukungan bagi kedaulatan Republik Indonesia.


Perlindungan Rakyat: 

Menolak paksaan tentara Jepang yang ingin menjadikan gedung gereja sebagai markas militer serta aktif melindungi warga dari korban perang.

[2/8 00.27] rudysugengp@gmail.com: 17. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Tan Malaka 


Tan Malaka adalah pahlawan nasional dan pemikir revolusioner yang dijuluki sebagai Bapak Republik Indonesia karena merintis konsep negara merdeka lewat tulisan, berjuang melalui pendidikan rakyat, dan mengorganisasi pergerakan lintas batas.


Perjuangan Melalui Pendidikan dan Gagasan


Sekolah Sarekat Islam: 

Mendirikan sekolah bagi anak-anak rakyat kecil di Semarang untuk melawan sistem pendidikan kolonial Belanda.


Konsep Republik: 

Menulis buku Naar de Republiek Indonesia (1925) yang menjadi gagasan awal bentuk negara bagi Nusantara jauh sebelum kemerdekaan.


Karya Pemikiran: 

Menulis buku-buku penting seperti Madilog dan Dari Penjara ke Penjara yang memuat dasar berpikir kritis dan merdeka.


Pergerakan Internasional dan Revolusi


Pelarian Lintas Negara: 

Bergerak secara gerilya dan bawah tanah di berbagai negara Asia (seperti Tiongkok, Filipina, Singapura, dan Vietnam) untuk mencari dukungan bagi Indonesia.


Menolak Kompromi: Membentuk gabungan Persatuan Perjuangan yang menuntut kemerdekaan 100 persen tanpa jalan perundingan atau kompromi dengan penjajah.


Akhir Hidup: 

Mengakhivri hidupnya akibat konflik politik internal bangsa sendiri di Kediri pada tahun 1949, sebelum akhirnya diakui secara resmi sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Soekarno.

[2/8 00.28] rudysugengp@gmail.com: 16. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kiai Haji Zainul Arifin


Kiai Haji Zainul Arifin Pohan adalah pahlawan nasional dari ⁠Wikipedia bahasa Indonesia yang dikenal sebagai ⁠Panglima Hizbullah, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), serta pemimpin politik dan parlemen di awal kemerdekaan.


Perjuangan Militer dan Pertahanan


Menjabat sebagai Panglima Laskar Hizbullah untuk mengoordinasi pelatihan militer pemuda santri di Cibarusa, Bogor.


Mengonsolidasikan laskar rakyat dan bergerilya bersama TNI di bawah pimpinan Jenderal Soedirman saat Agresi Militer Belanda II.


Menghimpun kekuatan umat Islam untuk melawan penjajah demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia.


Perjuangan Politik dan Pemerintahan


Aktif di organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Masyumi pada masa pergerakan nasional.


Menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo I yang sukses menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955.


Dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) dari tahun 1960 hingga 1963.

[2/8 00.29] rudysugengp@gmail.com: 15. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Ferdinand Lumban Tobing 


Dr. Ferdinand Lumban Tobing adalah dokter, tokoh pemuda, dan pejuang kemerdekaan asal Tapanuli, Sumatera Utara, yang memimpin perlawanan terhadap pendudukan Jepang serta mempertahankan kemerdekaan sebagai Gubernur Militer Tapanuli/Sumatera Timur dan Menteri Negara. 

Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1962.


Masa Pergerakan dan Pendudukan Jepang


Aktif dalam organisasi pemuda Jong Batak saat menempuh pendidikan kedokteran di STOVIA.


Melakukan protes keras terhadap kekejaman tentara Jepang yang menyiksa para pekerja paksa (romusha) di Tapanuli, sehingga ia sempat menjadi target pembunuhan oleh Jepang.


Menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (Syu Sangikai) Tapanuli untuk melindungi rakyat dari penindasan.


Masa Revolusi dan Pertahanan Kemerdekaan


Mengambil alih kekuasaan pemerintahan di Tapanuli dan diangkat resmi sebagai Residen Tapanuli pada 3 Oktober 1945.


Membentuk serta mengorganisasi Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang kemudian bertransformasi menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) hingga menjadi TNI di wilayahnya.


Diangkat menjadi Gubernur Militer Tapanuli dan Sumatera Timur Selatan (1948–1950) di mana ia langsung memimpin gerilya di hutan dan pegunungan saat menghadapi Agresi Militer Belanda II.


Pengabdian di Pemerintahan Republik Indonesia


Dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis kabinet, termasuk Menteri Kesehatan (ad interim), Menteri Penerangan (1953–1955), dan Menteri Negara Urusan Transmigrasi (1958–1959).


Meninggal dunia di Jakarta pada 7 Oktober 1962 dan dimakamkan di Kolang, Tapanuli Tengah. 


Riwayat hidup dan perjuangannya dapat disimak melalui ⁠Museum Kebangkitan Nasional.

[2/8 00.29] rudysugengp@gmail.com: 14. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Sukarjo Suryopranoto 


Sukarjo Wiryopranoto adalah pejuang kemerdekaan, tokoh, dan diplomat asal Cilacap yang aktif di ⁠Volksraad, menjadi dubes di berbagai negara, serta memperjuangkan kembalinya Irian Barat.


Perjuangan Masa Pergerakan Nasional


Budi Utomo & PBI: 

Aktif memimpin cabang Malang serta mendirikan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) bersama dr. Soetomo.


Volksraad: 

Menjadi anggota Dewan Rakyat dan menyuarakan hak-hak rakyat Indonesia, termasuk menuntut pembentukan parlemen yang bertanggung jawab melalui Gabungan Politik Indonesia (GAPI).


Pers Nasional: 

Memimpin surat kabar Asia Raya dan membina majalah Mimbar Indonesia untuk membakar semangat kebangsaan.


Pengabdian Pascakemerdekaan dan Diplomasi


Diplomat Internasional: 

Menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Vatikan, Italia, dan RRC (China).


Perjuangan Irian Barat: 

Ditunjuk sebagai Wakil Tetap Indonesia di PBB pada tahun 1962, di mana ia gigih melobi negara lain untuk mendukung kembalinya Irian Barat ke pangkuan Indonesia hingga akhir hayatnya di New York.

[2/8 00.30] rudysugengp@gmail.com: 13. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Jenderal Gatot Subroto 


Jenderal TNI (Purn.) Gatot Subroto adalah seorang pahlawan nasional dan tokoh militer Indonesia yang dijuluki sebagai "tentara tiga zaman" (Belanda, Jepang, dan Kemerdekaan). 

Ia berperan besar dalam membentuk cikal bakal TNI, memimpin penumpasan berbagai pemberontakan di dalam negeri, serta dikenal sangat dekat dengan rakyat kecil.


Karier Militer Lintas Zaman


Masa Hindia Belanda: 

Memulai karier militer dengan bergabung sebagai tentara KNIL pada tahun 1923 dan mencapai pangkat sersan.


Masa Pendudukan Jepang: 

Mengikuti pelatihan militer dan bergabung dalam organisasi pertahanan Pembela Tanah Air (PETA).


Masa Kemerdekaan: 

Aktif mendirikan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) serta pernah menjabat sebagai Gubernur Militer Surakarta dan sekitarnya.


Penumpasan Pemberontakan


PKI Madiun 1948: 

Memimpin operasi militer untuk menumpas pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun.


PRRI/Permesta: 

Berperan penting dalam melumpuhkan gerakan separatis PRRI/Permesta di Sumatera dan Sulawesi untuk menjaga keutuhan NKRI.


Akhir Hayat


Wafat di Jakarta pada tanggal 11 Juni 1962 dalam usia 54 tahun karena sakit.


Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada bulan Juni 1962 atas jasa-jasanya bagi bangsa Indonesia.

[2/8 00.33] rudysugengp@gmail.com: 12. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Haji Agus Salim 


Haji Agus Salim adalah seorang tokoh cendekiawan, pejuang kemerdekaan, dan diplomat ulung Indonesia yang dijuluki "The Grand Old Man of the Republic". Perjuangannya berfokus pada pergerakan politik Islam melalui Sarekat Islam, perumusan dasar negara dalam Panitia Sembilan, serta diplomasi internasional untuk memperoleh pengakuan kedaulatan Republik Indonesia.


Pergerakan Nasional dan Politik


Bergabung dengan Sarekat Islam (SI) pada tahun 1915 dan menjadi tokoh penting di samping H.O.S. Tjokroaminoto.


Menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat) pada tahun 1921–1924 dan tercatat sebagai tokoh pertama yang menggunakan bahasa Melayu di dalam sidang tersebut.


Aktif menguasai banyak bahasa asing (seperti Belanda, Inggris, Jerman, Prancis, dan Arab) untuk berdebat melawan kebijakan pemerintah kolonial Belanda.


Peran Menjelang Kemerdekaan


Menjadi anggota BPUPKI dan masuk dalam Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta serta dasar negara.


Berperan penting dalam merancang dan menyempurnakan tata bahasa dalam naskah Undang-Undang Dasar 1945.


Diplomasi Internasional


Menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada masa awal kemerdekaan.


Memimpin misi diplomasi ke negara-negara Timur Tengah, sehingga Mesir menjadi negara pertama yang memberikan pengakuan resmi atas kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947.


Mewakili Indonesia dalam forum-forum internasional termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

[2/8 00.34] rudysugengp@gmail.com: 11. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Kyai Haji Ahmad Dahlan 


Kyai Haji Ahmad Dahlan adalah pahlawan nasional dan ulama besar yang berjuang melalui pembaruan Islam, pendidikan modern, dan aksi sosial. 

Lahir dengan nama Muhammad Darwis di Yogyakarta, ia mendirikan organisasi Muhammadiyah pada tanggal 18 November 1912 serta ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional lewat Surat Keputusan Presiden Nomor 657 Tahun 1961.


Pembaruan Keagamaan dan Pemikiran Islam


Memurnikan ajaran Islam dengan mengajak umat kembali kepada Al-Qur'an dan Hadis, serta membersihkan praktik dari unsur mistis takhayul, bid'ah, dan khurafat.


Meluruskan arah kiblat Masjid Gede Kauman Yogyakarta agar tepat menghadap ke arah Kakbah menggunakan ilmu falak.


Membumikan pemahaman Surat Al-Ma'un untuk memotivasi umat agar peduli pada fakir miskin dan anak yatim melalui amal usaha nyata.


Pelopor Pendidikan Modern


Mendirikan sekolah madrasah yang memadukan pelajaran ilmu agama Islam dengan ilmu pengetahuan umum (seperti berhitung, bumi, dan kesehatan).


Aktif mengajar agama di sekolah-sekolah didikan pemerintah kolonial Belanda seperti OSVIA Magelang dan Kweekschool Jetis Yogyakarta demi mencerdaskan anak bangsa dari keterbelakangan.


Gerakan Sosial dan Pemberdayaan


Mendirikan perkumpulan Muhammadiyah sebagai wadah pergerakan sosial, kesehatan, panti asuhan, dan poliklinik untuk menolong kaum dhuafa.


Mendukung kesetaraan pendidikan bagi perempuan lewat dorongan pembentukan sayap organisasi wanita 'Aisyiyah.

[2/8 02.15] rudysugengp@gmail.com: 21. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Cut Nyak Dhien


Cut Nyak Dhien adalah pahlawan nasional wanita asal Aceh yang berjuang melawan penjajah Belanda melalui perang gerilya. Perjuangannya dilanjutkan setelah suami pertamanya gugur, lalu ia memimpin pasukan bersama suami kedua, Teuku Umar, hingga akhirnya ditangkap dan diasingkan ke Sumedang sampai wafat pada 6 November 1908.


Awal Perjuangan dan Suami Pertama


Lahir di Aceh Besar tahun 1848 dari keluarga bangsawan.


Suami pertamanya, Teuku Cek Ibrahim Lamnga, gugur dalam pertempuran melawan Belanda.


Kematian sang suami membuatnya bersumpah untuk membalas dan menghancurkan Belanda.


Perjuangan Bersama Teuku Umar


Menikah dengan Teuku Umar pada tahun 1880, yang juga seorang pejuang gigih.


Bersama Teuku Umar, ia ikut turun langsung ke medan perang dan menerapkan strategi gerilya.


Teuku Umar gugur dalam pertempuran di Meulaboh pada tahun 1899.


Perlawanan di Masa Tua dan Akhir Hayat


Memimpin sisa pasukan kecil di pedalaman Meulaboh dalam kondisi tua serta sakit rabun dan encok.


Ditangkap Belanda setelah keberadaannya dilaporkan oleh anak buahnya, Pang Laot, yang merasa iba.


Dibawa ke Banda Aceh lalu diasingkan ke Sumedang, Jawa Barat, tempat ia wafat pada 6 November 1908.




22. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Cut Nyak Meutia


Cut Nyak Meutia adalah pahlawan nasional wanita asal Aceh yang gigih melawan Belanda dengan taktik gerilya, melanjutkan perjuangan suami-suaminya yang gugur, hingga akhirnya gugur di medan pertempuran pada tahun 1910. 


Rincian riwayat hidup dan perlawanannya dapat dilihat pada ⁠Laman Resmi Wikipedia Cut Nyak Meutia.


Awal Perjuangan dan Suami Pertama


Lahir di Pirak, Aceh Utara, tahun 1870.


Memulai perlawanan bersama suami pertamanya, Teuku Chik Muhammad (Teuku Chik Di Tunong).


Menyerang pos-pos dan patroli militer Belanda di wilayah Pasee.


Teuku Chik Di Tunong tertangkap dan dihukum mati oleh Belanda pada tahun 1905.


Perjuangan Bersama Pang Nanggroe


Menikah dengan Pang Nanggroe sesuai pesan suami pertamanya untuk meneruskan perlawanan.


Bergerilya di hutan-hutan pedalaman Aceh bersama sisa-sisa pasukannya.


Pang Nanggroe gugur dalam pertempuran melawan pasukan Belanda di Bukit Khoe Tang pada Oktober 1910.


Akhir Hayat


Memimpin sendiri sisa pasukan gerilya setelah Pang Nanggroe gugur.


Gugur tertembak dalam pertempuran terakhir di Alue Kurieng pada 24 Oktober 1910.


Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan SK Presiden RI.





23. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Raden Ajeng Kartini


Raden Ajeng Kartini adalah pelopor emansipasi wanita yang memperjuangkan hak-hak perempuan, kesetaraan gender, dan akses pendidikan melalui buah pikiran, tulisan, serta pendirian sekolah.


Perjalanan Hidup dan Masa Pingitan


Lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah.


Ayahnya bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat (bupati Jepara) dan ibunya bernama Ngasirah.


Bersekolah di Europese Lagere School (ELS) hingga usia 12 tahun sebelum harus menjalani masa pingitan sesuai adat istiadat saat itu.


Selama dipingit, ia tetap belajar mandiri dengan membaca buku dan majalah dari Eropa.


Bentuk Perjuangan


Korespondensi: 

Menjalin surat-menyurat dengan teman pena di Belanda seperti Rosa Abendanon untuk menuangkan gagasan tentang ketidakadilan sosial dan pingitan bagi perempuan.


Pendidikan Perempuan: 

Mendirikan sekolah bagi anak-anak perempuan di lingkungan kabupaten untuk mengajarkan membaca, menulis, dan keterampilan hidup.


Kritik Sosial: 

Menentang tradisi pingitan, pinggiran hak belajar, dan praktik poligami yang dianggap merendahkan kaum perempuan.


Warisan dan Pengaruh


Kumpulan suratnya diterbitkan di Belanda oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis tot Licht, yang kemudian diterjemahkan menjadi buku Habis Gelap Terbitlah Terang.


Ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Nomor 108 Tahun 1964.


Hari lahirnya, 21 April, diperingati setiap tahun sebagai Hari Kartini di Indonesia.





24. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

dr. Tjipto Mangoenkoesoemo


Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo adalah pahlawan nasional dan dokter rakyat yang dikenal sebagai anggota Tiga Serangkai, penakluk wabah pes, serta pemikir kritis anti-kolonial.


Perjuangan di Bidang Kesehatan


Mengobati rakyat miskin tanpa meminta bayaran (bahkan menerima hasil bumi seperti padi atau pisang).


Menangani wabah pes di Malang pada tahun 1910 dengan mempertaruhkan nyawa dan merawat bayi-bayi yang ditinggalkan orang tuanya.


Sempat menerima bintang jasa dari Ratu Belanda yang kemudian dikembalikannya sebagai bentuk protes terhadap kebijakan kolonial.


Perjuangan Politik dan Pergerakan


Mendirikan Indische Partij pada tahun 1912 bersama E.F.E. Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantara (Tiga Serangkai) untuk mencetuskan ide pemerintahan sendiri.


Menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat) pada tahun 1918 dan aktif melancarkan kritik tajam terhadap pemerintah kolonial Belanda.


Menggunakan surat kabar seperti De Lokomotif untuk menyuarakan perlawanan terhadap aturan yang diskriminatif.


Masa Pengasingan


Diasingkan oleh Belanda ke Bandaneira hingga penyakit asmanya kambuh akibat kondisi lingkungan yang buruk.


Dipindahkan ke Sukabumi dan wafat pada tanggal 8 Maret 1943 dalam pendiriannya yang teguh menolak bekerja sama dengan penjajah.




25. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Kiai Haji Fakhruddin


Kiai Haji Fakhruddin adalah seorang ulama, tokoh pergerakan nasional, dan pahlawan nasional Indonesia yang aktif memperjuangkan hak-hak jemaah haji, memajukan pendidikan islam, serta melawan penjajahan melalui organisasi.


Pergerakan Nasional dan Organisasi


Bergabung dengan Budi Utomo lalu pindah ke Sarekat Islam untuk membangun kekuatan politik rakyat.


Menjadi tokoh penting di Muhammadiyah, memegang bagian dakwah, taman pustaka, dan pengajaran.


Membina generasi muda dan calon-calon pemimpin bangsa.


Pembela Jemaah Haji dan Diplomasi Internasional


Diutus ke Mekah pada tahun 1921 selama delapan tahun untuk meneliti dan membela nasib jemaah haji Indonesia dari perlakuan tidak adil pejabat setempat.


Memprakarsai pembentukan Badan Penolong Haji sekembalinya dari tanah suci.


Menjadi wakil umat Islam Indonesia dalam Konferensi Islam di Kairo.

[2/8 02.16] rudysugengp@gmail.com: 24. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

dr. Tjipto Mangoenkoesoemo


Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo adalah pahlawan nasional dan dokter rakyat yang dikenal sebagai anggota Tiga Serangkai, penakluk wabah pes, serta pemikir kritis anti-kolonial.


Perjuangan di Bidang Kesehatan


Mengobati rakyat miskin tanpa meminta bayaran (bahkan menerima hasil bumi seperti padi atau pisang).


Menangani wabah pes di Malang pada tahun 1910 dengan mempertaruhkan nyawa dan merawat bayi-bayi yang ditinggalkan orang tuanya.


Sempat menerima bintang jasa dari Ratu Belanda yang kemudian dikembalikannya sebagai bentuk protes terhadap kebijakan kolonial.


Perjuangan Politik dan Pergerakan


Mendirikan Indische Partij pada tahun 1912 bersama E.F.E. Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantara (Tiga Serangkai) untuk mencetuskan ide pemerintahan sendiri.


Menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat) pada tahun 1918 dan aktif melancarkan kritik tajam terhadap pemerintah kolonial Belanda.


Menggunakan surat kabar seperti De Lokomotif untuk menyuarakan perlawanan terhadap aturan yang diskriminatif.


Masa Pengasingan


Diasingkan oleh Belanda ke Bandaneira hingga penyakit asmanya kambuh akibat kondisi lingkungan yang buruk.


Dipindahkan ke Sukabumi dan wafat pada tanggal 8 Maret 1943 dalam pendiriannya yang teguh menolak bekerja sama dengan penjajah.

[2/8 02.16] rudysugengp@gmail.com: 25. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan 

Kiai Haji Fakhruddin


Kiai Haji Fakhruddin adalah seorang ulama, tokoh pergerakan nasional, dan pahlawan nasional Indonesia yang aktif memperjuangkan hak-hak jemaah haji, memajukan pendidikan islam, serta melawan penjajahan melalui organisasi.


Pergerakan Nasional dan Organisasi


Bergabung dengan Budi Utomo lalu pindah ke Sarekat Islam untuk membangun kekuatan politik rakyat.


Menjadi tokoh penting di Muhammadiyah, memegang bagian dakwah, taman pustaka, dan pengajaran.


Membina generasi muda dan calon-calon pemimpin bangsa.


Pembela Jemaah Haji dan Diplomasi Internasional


Diutus ke Mekah pada tahun 1921 selama delapan tahun untuk meneliti dan membela nasib jemaah haji Indonesia dari perlakuan tidak adil pejabat setempat.


Memprakarsai pembentukan Badan Penolong Haji sekembalinya dari tanah suci.


Menjadi wakil umat Islam Indonesia dalam Konferensi Islam di Kairo.

[3/8 09.43] rudysugengp@gmail.com: 26. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

KH Mas Mansur

[3/8 15.39] rudysugengp@gmail.com: 27. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Alimin

[3/8 15.40] rudysugengp@gmail.com: 28. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

dr. Muwardi

[3/8 15.42] rudysugengp@gmail.com: 29. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Wahid Hasyim

[3/8 15.43] rudysugengp@gmail.com: 30. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sri Susuhunan Paku Buwana VI

[3/8 15.44] rudysugengp@gmail.com: 31. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

KH. Mohammad Hasyim Asy'ari

[3/8 15.45] rudysugengp@gmail.com: 32. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

RMTA Suryo

[3/8 15.46] rudysugengp@gmail.com: 33. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Letjen Urip Sumoharjo

[3/8 15.47] rudysugengp@gmail.com: 34. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Jenderal Sudirman

[3/8 15.48] rudysugengp@gmail.com: 35. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Prof. Dr. Supomo

[3/8 15.49] rudysugengp@gmail.com: 36. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Dr. Kusumah Atmaja, S.H

[3/8 15.50] rudysugengp@gmail.com: 37. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Jenderal Ahmad Yani

[3/8 15.50] rudysugengp@gmail.com: 39. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Letjen Suprapto

[3/8 15.52] rudysugengp@gmail.com: 40. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Letjen Siswondo Parman

[3/8 15.52] rudysugengp@gmail.com: 41. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Mayjen DI Panjaitan

[3/8 15.54] rudysugengp@gmail.com: 42. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Mayjen Sutoyo Siswomiharjo

[3/8 15.54] rudysugengp@gmail.com: 43. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kapten Pierre Tendean

[3/8 15.56] rudysugengp@gmail.com: 44. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

AIP Karel Satsuit Tubun

[3/8 15.56] rudysugengp@gmail.com: 45. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Brigjen Katamso Darmokusumo

[3/8 15.58] rudysugengp@gmail.com: 46. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kol. Sugiyono

[3/8 15.58] rudysugengp@gmail.com: 47. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sutan Syahrir

[3/8 15.59] rudysugengp@gmail.com: 48. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Laksamana RE Martadinata

[3/8 16.00] rudysugengp@gmail.com: 49. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Dewi Sartika

[3/8 16.01] rudysugengp@gmail.com: 50. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Wilhelmus Zakaria Johannes

[3/8 16.01] rudysugengp@gmail.com: 51. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Pangeran Antasari

[3/8 16.02] rudysugengp@gmail.com: 52. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Usman Janatin

[3/8 16.03] rudysugengp@gmail.com: 53. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kopral Harun bin Said (Tohir)

[3/8 16.03] rudysugengp@gmail.com: 54. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Jenderal Basuki Rahmat

[3/8 16.04] rudysugengp@gmail.com: 55. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Arie Frederik Lasut

[3/8 16.05] rudysugengp@gmail.com: 56. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Martha Christina Tiahahu

[3/8 16.05] rudysugengp@gmail.com: 57. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Maria Walanda Maramis

[3/8 16.06] rudysugengp@gmail.com: 58. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Supeno

[3/8 16.07] rudysugengp@gmail.com: 59. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuanga 

Sultan Ageng Tirtayasa

[3/8 16.08] rudysugengp@gmail.com: 60. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Wage Rudolf Supratman

[3/8 16.08] rudysugengp@gmail.com: 61. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Nyai Ahmad Dahlan (Siti Walidah)

[3/8 16.09] rudysugengp@gmail.com: 62. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

KH Zainal Mustafa

[3/8 16.09] rudysugengp@gmail.com: 63. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sultan Hasanuddin

[3/8 16.11] rudysugengp@gmail.com: 64. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kapitan Patimura

[3/8 16.12] rudysugengp@gmail.com: 65. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Pangeran Diponegoro

[3/8 16.13] rudysugengp@gmail.com: 66. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Tuanku Imam Bonjol

[3/8 16.13] rudysugengp@gmail.com: 67. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Teungku Chik Di Tiro

[3/8 16.14] rudysugengp@gmail.com: 68. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Teuku Umar

[3/8 16.15] rudysugengp@gmail.com: 69. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Wahidin Sudirohusodo

[3/8 16.15] rudysugengp@gmail.com: 70. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Otto Iskandar Dinata

[3/8 16.16] rudysugengp@gmail.com: 71. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Robert Wolter Monginsidi

[3/8 16.17] rudysugengp@gmail.com: 72. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Prof. Mohammad Yamin, SH

[3/8 16.17] rudysugengp@gmail.com: 73. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Yos Sudarso

[3/8 16.19] rudysugengp@gmail.com: 74. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Prof. Dr. Suharso

[3/8 16.19] rudysugengp@gmail.com: 75. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marsekal Muda Abdulrachman Saleh

[3/8 16.20] rudysugengp@gmail.com: 76. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marsekal Muda Ignatius Adisucipto

[3/8 16.21] rudysugengp@gmail.com: 77. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Teuku Nyak Arief

[3/8 16.21] rudysugengp@gmail.com: 78. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Nyi Ageng Serang

[3/8 17.57] rudysugengp@gmail.com: 38. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Letjen MT Haryono

[4/8 02.34] rudysugengp@gmail.com: 74. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Prof. Dr. Suharso

[4/8 02.34] rudysugengp@gmail.com: 75. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marsekal Muda Abdulrachman Saleh

[4/8 02.34] rudysugengp@gmail.com: 76. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marsekal Muda Ignatius Adisucipto

[4/8 02.34] rudysugengp@gmail.com: 77. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Teuku Nyak Arief

[4/8 02.34] rudysugengp@gmail.com: 78. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Nyi Ageng Serang

[4/8 17.08] rudysugengp@gmail.com: 57. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Maria Walanda Maramis

[4/8 17.29] rudysugengp@gmail.com: 105. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

[4/8 17.30] rudysugengp@gmail.com: 104. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Raja Haji Fisabilillah

[4/8 17.30] rudysugengp@gmail.com: 103. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Siti Hartinah

[4/8 17.31] rudysugengp@gmail.com: 102. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Syech Yusuf Tajul Khalwati

[4/8 17.31] rudysugengp@gmail.com: 101. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Tuanku Tambusai

[4/8 17.31] rudysugengp@gmail.com: 100. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Nuku Muhammad Aminuddin

[4/8 17.31] rudysugengp@gmail.com: 99. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marthen Indey

[4/8 17.32] rudysugengp@gmail.com: 98. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Silas Papare

[4/8 17.32] rudysugengp@gmail.com: 97. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Frans Kaisiepo

[4/8 17.32] rudysugengp@gmail.com: 96. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

I Gusti Ketut Jelantik

[4/8 17.33] rudysugengp@gmail.com: 95. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sultan Iskandar Muda

[4/8 17.33] rudysugengp@gmail.com: 94. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sri Sultan Hamengku Buwana IX

[4/8 17.33] rudysugengp@gmail.com: 93. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

KGPAA Mangkunegara I

[4/8 17.33] rudysugengp@gmail.com: 92. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Radin Inten II

[4/8 17.34] rudysugengp@gmail.com: 91. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

RP Suroso

[4/8 17.34] rudysugengp@gmail.com: 90. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Drs. Mohammad Hatta

[4/8 17.34] rudysugengp@gmail.com: 89. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sukarno

[4/8 17.35] rudysugengp@gmail.com: 88. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sultan Mahmud Badaruddin II

[4/8 17.35] rudysugengp@gmail.com: 87. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sultan Thaha Syaifuddin

[4/8 17.35] rudysugengp@gmail.com: 86. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Tengku Amir Hamzah

[4/8 17.36] rudysugengp@gmail.com: 84. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sultan Agung Hanyokrokusumo

[4/8 17.36] rudysugengp@gmail.com: 83. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

I Gusti Ngurah Rai

[4/8 17.37] rudysugengp@gmail.com: 82. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Supriyadi

[4/8 17.38] rudysugengp@gmail.com: 81. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marsekal Madya Iswahyudi

[4/8 17.38] rudysugengp@gmail.com: 80. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Abdul Halim Perdanakusuma

[4/8 17.39] rudysugengp@gmail.com: 79. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Hajjah Rangkayo Rasuna Said

[4/8 17.41] rudysugengp@gmail.com: 78. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Nyi Ageng Serang

[4/8 17.41] rudysugengp@gmail.com: 77. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Teuku Nyak Arief

[4/8 17.41] rudysugengp@gmail.com: 76. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marsekal Muda Ignatius Adisucipto

[4/8 17.42] rudysugengp@gmail.com: 75. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Marsekal Muda Abdulrachman Saleh

[4/8 17.42] rudysugengp@gmail.com: 74. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Prof. Dr. Suharso

[4/8 17.42] rudysugengp@gmail.com: 57. Buatkan Gamba dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Maria Walanda Maramis

[5/8 21.05] rudysugengp@gmail.com: 105. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Adam Malik



106. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Tjilik Riwut




107. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

La Madukelleng




108. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sultan Syarif Kasim II




109. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

H. Ilyas Yakoub




110. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Prof. Dr. Hazairin




111. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Abdul Kadir Raden Temenggung Setia Pahlawan




112. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Fatmawati




113. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Ranggong Daeng Romo




114. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Brigadir Jenderal Hasan Basry




115. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Gusti Pangeran Harya Jatikusumo




116. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Abdul Haris Nasution




117. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Andi Jemma




118. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Pong Tiku




119. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Prof. Dr. Iwa Kusumasumantri




120. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Nani Wartabone




121. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Maskoen Soemadiredja

[5/8 21.05] rudysugengp@gmail.com: 122. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Andi Mappanyukki




123. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Raja Ali Haji


124. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kiai Haji Ahmad Rifai



125. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Gatot Mangkupraja




126. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Ismail Marzuki




127. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kiras Bangun [Garamata]




128. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Bagindo Azizchan




129. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Andi Abdullah Bau Massepe




130. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Teuku Mohammad Hasan






131. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Raden Mas Tirto Adhi Soerjo





132. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kiayi Haji Noer Alie




133. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Pajonga Daeng Ngalie





134. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Opu Daeng Risadju





135. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Izaak Huru Doko





136. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sri Sultan Hamengku Buwana I 






137. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Haji Andi Sultan Daeng Raja





138. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Mayor Jenderal Adenan Kapau Gani





139. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Ide Anak Agung Gde Agung





140. Buatkan  Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Mayor Jenderal TNI Prof. Dr.Moestopo






141. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Slamet Riyadi






142. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Muhammad Natsir





143. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Kiai Haji Abdul Halim





144. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Sutomo





145. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Jahja Daniel Dharma






146. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Herman Johannes






147. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Achmad Subardjo





148. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Johanes Leimena





149. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Johannes Abraham Dimara





150. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Syafruddin Prawiranegara




151. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Idham Chalid




152. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA)




153. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Ki Sarmidi Mangunsarkoro




154. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

I Gusti Ketut Pudja




155. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Pakubuwana X




156. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono




157. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

KRT Radjiman Wedyodiningrat

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 147. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Achmad Subardjo

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 148. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Johanes Leimena

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 149. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Johannes Abraham Dimara

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 150. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Syafruddin Prawiranegara

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 151. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Idham Chalid

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 152. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA)

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 153. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Ki Sarmidi Mangunsarkoro

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 154. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

I Gusti Ketut Pudja

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 155. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

Pakubuwana X

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 156. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono

[7/8 02.24] rudysugengp@gmail.com: 157. Buatkan Gambar dan Infografis tentang 

Ringkasan Perjuangan

KRT Radjiman Wedyodiningrat

Profil RW X

Pembuatan Profile Kampung Mojo RW 10 Kota Surabaya 

Profile Creation Of Mojo Village RW 10 Surabaya City

Rezzylina Dwi Akhirulyati 1

, Muhammad Yasin 2

1,2 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jawa Timur 

Korespondensi Penulis : rezzylina.sisk@gmail.com

Article History: 

Received: 02 Mei 2024 

Accepted: 09 Juni 2024 

Published: 30 Juni 2024 

Abstract: A village profile is needed to provide an accurate, 

comprehensive and integral picture of the village's potential and 

level of development. Through the University's Real Work Lecture 

activities on August 17 1945, we tried to help Kalidami RW 10 

Village located in Surabaya City, East Java Province in an effort to 

create a village profile. Based on problem identification, the profile 

of Mojo RW 10 Village contains some information on the number of 

existing UMKM. However, there is some data that is still not 

complete or updated. For example, data that has not been updated 

is about Waste Generation, Village Profile, Waste Savings, etc. 

Therefore, the objectives of this service activity are: 1) creating a 

profile of Mojo RW 10 Village which contains complete village 

potential data and 2) presenting profile data of Mojo RW 10 Village 

which can be accessed in printed and electronic versions. The 

methods used are secondary data collection, surveys and interviews. 

Evaluation of this activity is carried out directly during the profile 

creation activity, so that output can be produced that meets the 

wishes of the target audience. The output of this activity is a printed 

book on the profile of Mojo RW 10 Village which is one of the 

documents available at the RW 10 hall and a video profile of Mojo 

RW 10 Village which has been uploaded on social media. 

Keywords: Village Profile, Data 

Completeness, Potential, Planning, 

Development 

Abstrak 

Profile kampung diperlukan untuk mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan kampung yang akurat, komprehensif, dan integral. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas 17 Agustus 1945 berusaha membantu Kampung Kalidami Rw. 10 yang terletak di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur dalam upaya pembuatan profil kampung. Berdasarkan identifikasi permasalahan, profil Kampung Mojo RW 10 telah memuat beberapa informasi data jumlah UMKM yang ada. Namun, terdapat beberapa data yang masih belum lengkap atau terbaharui. Sebagai contoh data belum terbaharui adalah data tentang Timbulan Sampah, data Profile Kampung, data Tabungan Sampah, dsb. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah:

1) pembuatan profil 

Kampung Mojo RW 10 yang memuat data potensi kampung secara lengkap dan 

2) menyajikan data profil 

Kampung Mojo RW 10 yang dapat diakses dalam versi cetak maupun elektronik. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data sekunder, survei, dan wawancara. Evaluasi dari kegiatan ini dilakukan secara langsung pada saat kegiatan pembuatan profil, sehingga dapat dihasilkan luaran yang sesuai dengan keinginan khalayak sasaran. 

Luaran dari kegiatan ini berupa hasil cetak buku profil Kampung Mojo RW 10 menjadi salah satu dokumen yang tersedia di balai RW 10 dan video profil kampung Mojo RW 10 yang telah diunggah di media sosial. 

Kata Kunci: Profil Desa, Kelengkapan Data, Potensi, Perencanaan, Pembangunan 


PENDAHULUAN 

Pembangunan merupakan suatu proses multidimensi yang diantaranya mencakup perubahan tatanan sosial, perubahan perilaku di masyarakat, dan perubahan di dunia kelembagaan nasional. Arah dan rencana yang matang sesuai dengan yang diinginkan merupakan hasil transformasi dari perumusan berbagai kebijakan dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat adalah wujud perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan keputusan politik dalam pembangunan (Koronakos et al., 2020;Pratomo & Sumargo, 2016). 

Hal ini berdasarkan fakta bahwa dalam mengentaskan kemiskinan dan menaikkan laju pembangunan di masyarakat, para pengambil kebijakan diharapkan untuk memahami dan mempertimbangkan berbagai dimensi seperti dimensi sosial, politik, budaya, lingkungan, pendidikan, kesehatan, agama, dan perilaku. 

Pemanfaatan lahan, penataan kota dalam membantu memperbaiki degradasi lingkungan, penggunaan metode yang efektif dalam bisnis, pemberdayaan masyarakat adalah cara yang dapat dilakukan sehingga pembangunan tersebut dapat dinikmati dan tidak hanya pada saat pembangunan dilakukan, tetapi juga untuk jangka panjang, dan yang berkeadilan bagi masyarakat. Untuk tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan, sangat diperlukan adanya persiapan dan rencana yang memperhatikan ekologis dengan melaksanakan peninjauan terhadap kondisi diwilayah perkotaan tersebut. 

Promosi dan penyebaran informasi ke masyarakat luas merupakan hal yang harus diperhatikan karena menjadi salah satu faktor penunjang tercapainya pembangunan. Pada era globalisasi sekarang, teknologi informasi merupakan media yang sangat efektif sebagai sarana promosi, penyampaian informasi, dan edukasi masyarakat. Media promosi dan informasi berkembang dengan sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi, yaitu dengan semakin maraknya penggunaan Internet of Things (IoT). Penggunaan media visual menjadi prioritas karena pesan yang disampaikan tidak hanya melalui suara tetapi juga melalui gambar-gambar yang menarik. Juga tidak dapat dipungkiri bahwa hampir semua kalangan masyarakat memahami dan mencerna lebih baik semua informasi yang disampaikan melalui media komunikasi visual dibandingkan media audio, atau cetak (M. Budiarto et al., 2012;Guntoro et al., 2021; Rimayanti et al., 2019). 

Kebijakan pemerintah dalam upaya mengawasi pemerataan pembangunan sejak diberlakukan Otonomi Daerah melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13. Tahun 2012 tentang monografi desa/ kelurahan dan Per mendagri No.12 Tahun 2007 tentang pedoman penyusunan dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan. Menimbang bahwa untuk mendapatkan gambaran potensi dan tingkat perkembangan desa yang akurat, lengkap dan holistik, perlu disusun data profil desa dan kelurahan (Budiman, 2016). Menteri Desa, 

Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. 

Desa merupakan lembaga pemerintahan yang berada paling bawah dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia. Asal mula kata desa berasal dari bahasa sansekerta “Deshi” yang berarti tanah kelahiran atau tanah tumpah darah, (Widodo, 2015). Desa atau dikenal dengan istilah kampung di wilayah Kota Surabaya. Menurut Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dapat diartikan bahwa desa adat atau yang disebut dengan nama lain selanjutnya disebut Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, (Ilham, Muttaqin, & Idris 2020). 

Kelurahan Mojo merupakan sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Kelurahan Mojo menaungi 13 RW dan salah satunya ialah Kampung Kalidami Rw. 10 yang terletak di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur dengan menaungi RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 05. Luas wilayah RW 10 yaitu sekitar 35.000 𝑚2

Batas wilayah RW 10 di sebelah Utara dengan RW 08, di sebelah Timur dengan RW 12, di sebelah Selatan dengan RW 11, dan di sebelah Barat dengan RW 09. 

Jumlah KK di wilayah RW 10 sebanyak 272 KK dengan 819 jiwa (laki laki = 385 jiwa dan perempuan = 434 jiwa). 

Di wilayah RW 10 terdapat 34 UMKM di bidang ekonomi dengan 3 kategori yaitu kategori jasa sebanyak 7 usaha, kategori makanan dan minuman sebanyak 16 usaha, dan kategori produksi sebanyak 11 usaha. Di wilayah RW 10 dalam bidang kesehatan merupakan wilayah yang termasuk bebas Bayi Stunting, TBC, dan ODF. 

Profil desa dan kelurahan diperlukan untuk mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan desa dan kelurahan yang akurat, komprehensif dan integral seperti dinyatakan dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan 

Data Profil Desa dan Kelurahan. 

Profil desa dan kelurahan merupakan gambaran menyeluruh tentang karakter desa dan kelurahan yang meliputi data dasar keluarga, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi desa dan kelurahan. 

Profil desa dan kelurahan harus dapat berfungsi sebagai sumber informasi potensi desa dan kelurahan. Oleh karena itu, data profil haruslah tersedia, lengkap dan akuntabel. 

Ketersediaan, kelengkapan dan akuntabilitas data merupakan indikator evaluasi terhadap kualitas data profil (Achsin, dkk., 2015). Lebih lanjut, Putra dan Parwata (2013) menambahkan bahwa ketersediaan data. yang lengkap, benar adanya dan dapat dipertanggung jawabkan merupakan suatu elemen penting dalam perencanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. 

Penyusunan profil Kampung Mojo RW 10 ini sangat penting dan bermanfaat bagi kampung setempat dalam upaya pembaharuan data. Dapat diketahui, bahwa ketersediaan data yang terdapat di kampung masih cenderung lawas. Berdasarkan penelusuran pada situs resmi 

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa 

Data Pokok Desa/ Kelurahan belum ditemukan data Kampung Mojo RW 10 sehingga terkadang data – data yang ada sudah tidak sesuai dengan kondisi terkini di lapangan. 

Hal ini disebabkan terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pemanfaatan teknologi yang sudah semakin canggih. Sehingga dari kegiatan pendampingan ini dapat menghasilkan profil 

Kampung Mojo RW 10 terbaru. 

Dengan profil kampung Mojo RW 10, Perangkat Kelurahan/Kampung dan masyarakat dapat memahami semua aspek data yang relevan dengan permusyawaratan kampung atau tentang rencana pembangunan kampung Mojo RW 10 yang sesuai dengan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Tidak ada atau minimnya data kampung, membuat kampung gagal menyusun perencanaan pembangunan yang baik dan berkualitas sehingga desa sulit merumuskan kebijakan, program dan kegiatan yang sesuai dengan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Agar masyarakat dapat mengawasi, sehingga pembangunan kampung tak hanya bersandar pada kehendak kepala RW dan perangkat lainnya. 

METODE 

Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kelurahan Mojo Rw.10 Rt.02, Kecamatan 

Gubeng, Kota Surabaya Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2023 secara offline. 

Peserta yang mengikuti kegiatan adalah perwakilan dari setiap RT yang ada di RW 10 Kampung Mojo dan juga perwakilan Karang Taruna RW 10 Kampung Mojo. Kegiatan yang berupa pengumpulan data sekunder, survei, dan wawancara dilakukan mulai minggu terakhir bulan Oktober 2023 hingga minggu pertama bulan November 2023. Kegiatan FGD dilakukan pada tanggal 05 November 2023 di Balai RW 10 Kampung Mojo yang dihadiri oleh perwakilan dari setiap RT yang ada di RW 10 Kampung Mojo dan juga perwakilan Karang Taruna RW 10 Kampung Mojo. 

Khalayak Sasaran 

Khalayak Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat Kampung Mojo RW 10 Kota Surabaya pada umumnya dan perangkat Kampung pada khususnya. Dalam pelaksanaan pengabdian, tim pengabdian akan bermitra dengan Perangkat Kampung beserta Karang Taruna RW 10 Kampung Mojo RW 10 Kota Surabaya. 

Metode Pengabdian 

Permendagri Nomor 12 Tahun 2007 menyebutkan bahwa profil desa dan kelurahan terdiri atas data dasar keluarga, potensi desa dan kelurahan, dan tingkat perkembangan desa dan kelurahan. Potensi desa dan kelurahan terdiri atas data sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana Langkah-langkah dalam penyusunan profil desa dan kelurahan adalah sebagai berikut: 

1. penyiapan instrumen pengumpulan data; 

2. persiapan untuk kelompok kerja tentang pembuatan profil desa/kelurahan; 

3. pelaksanaan pengumpulan data; 

4. pengolahan data; dan 

5. publikasi data profil desa dan kelurahan 

Sesuai dengan Permendagri tersebut, 

Langkah pertama dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah tersedia untuk kemudian diidentifikasi kekurangan data yang diperlukan. 

Langkah kedua dilakukan dengan persiapan kelompok kerja mahasiswa dalam pembuatan profile kampung/kelurahan.

Langkah ketiga hingga keempat dilakukan oleh tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pengabdian serta dukungan dari perangkat Kampung Mojo RW 

10. Langkah kelima diwujudkan dengan membuat profil desa dalam dua versi, yaitu versi cetak 

dan versi video yang dapat disebarluaskan melalui media sosial dan Platform Digital Kampung 

Mojo RW 10 Kota Surabaya. 

Indikator Keberhasilan 

Indikator dan target capaian dari kegiatan pengabdian ini terdiri dari dokumen profil kampung, video profil kampung, laporan akhir pengabdian dan publikasi hasil pengabdian dengan indikator capaian sebagai berikut:


No Jenis Luaran :


1. Dokumen Profile Kampung 

Indikator Capaian :

Versi Cetak Dokumen Profil Kampung (Buku) 


2. Video Profil Kampung 

Indikator Capaian :

Video Profil Kampung 


3. Laporan Akhir Pengabdian 

Indikator Capaian :

Presentasi Hasil Pengabdian Dalam Seminar 


4. Publikasi Hasil Pengabdian

Indikator Capaian :

Naskah Publikasi Hasil Pengabdian 


HASIL DAN PEMBAHASAN 

Kegiatan 1 

Berdasarkan identifikasi permasalahan, profil Kampung Mojo RW 10 Kota Surabaya 

terbaru telah memuat beberapa data dan informasi data jumlah UMKM yang ada di Kampung 

Mojo RW 10. Namun, terdapat beberapa data yang masih belum lengkap atau terbaharui. 

Sebagai contoh data belum terbaharui adalah data tentang Timbulan Sampah, data tentang 

Profile Kampung, data tentang Tabungan Sampah, dsb. Beberapa data yang tidak lengkap maka 

dapat dilengkapi dengan data yang diperoleh dari wawancara dan survei di lapangan. 

Konfirmasi data ke kepala RW 10 Kampung Mojo dan kader kampung dilakukan setelah draft buku profil kampung dibuat agar diperoleh dokumen cetak profile kampung yang memuat datadata terbaru dan valid. 

Dokumen cetak profil kampung terdiri dari 70 halaman dengan ukuran kertas B5 yang dicetak dalam bentuk buku. Buku profil memuat data yang telah diperbaiki dan beberapa tambahan informasi sebagai hasil dari FGD, yaitu data tentang Profile Kampung, Data Timbulan Sampah, Data Tabungan Sampah, Data Tanaman, Data UMKM, dsb. Foto dan gambar sebagai ilustrasi dalam buku profil juga dipilih berdasarkan masukan peserta FGD. 

Dengan demikian dapat dihasilkan buku profil yang lebih baik sebagai pengembangan draft buku sebelum FGD dan mampu memenuhi keinginan perangkat kampung beserta kadernya. 

Kegiatan 2 

Seperti halnya pembuatan profil kampung versi cetak, pembuatan profil kampung dalam bentuk video juga dilakukan dengan menggunakan data dari Profil Kampung dan Kelurahan serta dengan langkah-langkah yang sama. Sebagai langkah tambahan adalah survei untuk melakukan pengambilan gambar untuk dimuat dalam video. File video profil kampung memuat wawancara dengan Kepala RW 10 Kampung Mojo, kondisi wilayah desa, serta datadata yang dinarasikan. Durasi video adalah 3 menit. Video akhir telah memuat perbaikan data dan tambahan informasi dari usulan usulan kader pengurus kampung Mojo RW 10. 

Perbaikan video meliputi pengambilan gambar lokasi yang disarankan oleh pengurus kampung, yaitu lokasi-lokasi yang menjadi penanda desa, terutama lokasi wisata. Dengan demikian, dapat dihasilkan video yang lebih akurat dalam memberikan gambaran tentang Kampung Mojo RW 10 Kota Surabaya. 


Gambar Video Profile Kampung Mojo RW 10 

54 KARUNIA - VOLUME 3, NO. 2, JUNI 2024

Keberhasilan 

Kepala RW 10 Kampung Mojo Kota Surabaya menyatakan bahwa Kampung Mojo memerlukan profil kampung yang lengkap sebagai dasar penentuan tingkat potensi umum dan pengembangan kampung serta sarana publikasi data. Ditambahkan bahwa data kampung masih tergolong tidak lengkap terutama disebabkan lemahnya administrasi data di tingkat dusun. 

Oleh karena itu, pembuatan buku dan video profil ini disambut baik oleh masyarakat Kampung 

Mojo RW 10 Kota Surabaya pada umumnya dan perangkat kampung beserta kadernya. 


KESIMPULAN 

Secara keseluruhan program pengabdian kepada masyarakat “Pembuatan Profil 

Kampung Mojo RW 10 Kota Surabaya” telah berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Luaran berupa buku profil dan video telah disesuaikan dengan data, saran serta masukan-masukan dari masyarakat, kepala RW 10 dan Kader kadernya sehingga diharapkan dapat mengakomodasi keinginan dan kebutuhan akan profil kampung yang lengkap dan mendukung sistem informasi. Hasil cetak buku profil Kampung Mojo RW 10 Kota Surabaya telah menjadi salah satu dokumen yang tersedia di kantor pengurus RW. Video profil desa telah diunggah di media sosial yang dapat diakses oleh umum. Sebagai langkah selanjutnya, administrasi data di tingkat RW perlu ditingkatkan. Perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan administrasi data di tingkat RW yang dimulai dari survei hingga pengarsipan 


DAFTAR REFERENSI 

Aprilia, N. S., & Chandra, O. S. A. (2013). Aplikasi web pada Desa Wisata Tambi Yogyakarta 

sebagai media promosi. AMIKOM Yogyakarta. 

Rahman, A., Hidayat, M. T., & Mustika, F. (2020). Pelatihan dan pendampingan masyarakat 

desa dalam pembuatan video profil Kampung Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang. 

Pengabdian, 2, 231–239. 

Sugiarti, Resti Septikasari, & Amanah, D. A. (2023). Pendampingan masyarakat melalui kegiatan pembuatan website dan profil Desa Rejo Mulya dalam KKN tematik 

Universitas Nurul Huda. ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 22–

27. https://doi.org/10.58355/engagement.v2i1.16 

Wahyuni, N., Djonnaidi, S., Miladiyenti, F., & Ramadhani, A. P. (2023). Pemanfaatan video profil Kampung Kerajinan Daur Ulang Sampah dan Seribu Keripik sebagai sarana promosi dan pengembangan kampung tematik Kelurahan Batu Gadang Kecamatan 

Lubuk Kilangan Padang. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(11), 6867–6874. https://doi.org/10.53625/jabdi.v2i11.5400 

Yumame, J., Ilham, I., Renyaan, D., & Sapioper, H. (2020). Membangun kampung berbasis data (Pendampingan penyusunan monografi dan profil Kampung Yobeh Distrik 

Sentani Kabupaten Jayapura). Community Development Journal: Jurnal Pengabdian 

Masyarakat, 1(3), 246–253. https://doi.org/10.31004/cdj.v1i3.965 





[6/8 18.26] rudysugengp@gmail.com: Pelukis dengan imajinasi yang membuat para pelanggan dan pengagum selalu senang dan puas dengan hasil lukisannya.


Sudah tak terhitung dalam mengikuti berbagai pameran.


Tentang Alam, Pahlawan, dan keindahan.


Untuk design Batik rancangan sang istri sering di ekspor ke berbagai negara dan biasanya dalam bentuk pakaian yang tiap Lukisan batiknya selalu berbeda.


Rumah ini, sering digunakan sebagai jujugan untuk berbagai tamu yang menuju RW X, Mojo, Kalidami Surabaya

[6/8 19.15] rudysugengp@gmail.com: High Speed Steel (dalam dunia teknik atau perkakas/baja potong)

[6/8 19.18] rudysugengp@gmail.com: CV HSS sukses menyelesaikan pembangunan Jembatan Kalidami di Surabaya dalam waktu tepat 77 hari, terhitung sejak tanggal 30 Agustus 1974 hingga 15 November 1974.Proyek infrastruktur bersejarah ini merupakan salah satu bagian penting dari penataan jaringan jalan dan aksesibilitas di kawasan Kalidami, Surabaya pada era 1970-an.Ringkasan Informasi ProyekPelaksana: CV HSSNama Proyek: Pembangunan Jembatan KalidamiLokasi: Surabaya, Jawa TimurTanggal Mulai: 30 Agustus 1974Tanggal Selesai: 15 November 1974Total Durasi: 75 hari kalender

[6/8 19.20] rudysugengp@gmail.com: Pada tahun 1970-an, Kota Surabaya mengalami masa transisi besar dari tata kota peninggalan kolonial menuju era modern. Pemerintah kota mulai memperluas kawasan pemukiman, menata ulang pusat industri, serta menghentikan operasional moda transportasi lama secara bertahap untuk digantikan oleh kendaraan bermotor jalan raya.Transportasi dan Akhir Era TremAkhir trayek trem: Jalur trem uap dan listrik yang sudah ada sejak zaman Belanda resmi berhenti total pada tahun 1978 akibat kalah saing dengan mobil serta bus.Dominasi jalan raya: Transportasi pribadi dan bus kota mulai mendominasi jalan-jalan protokol Surabaya.Perumahan dan Tata KotaProyek perumahan rakyat: Pemerintah kota membuka dan membangun area pemukiman baru, salah satunya di Kelurahan Mojo untuk menampung warga.Awal mula kawasan real estat: Era 1970-an menjadi titik awal perkembangan perumahan swasta atau real estat di wilayah pinggiran.Industri dan EkonomiPusat industri baru: Kawasan industri mulai tumbuh dan menjamur di berbagai sudut kota seiring fokus pembangunan nasional.Perubahan ejaan: Penulisan nama kota resmi disederhanakan dari Soerabaja atau Surabaja menjadi Surabaya yang baku.

[6/8 19.24] rudysugengp@gmail.com: Logo Surabaya

Profil & Sejarah

Kelurahan Mojo Surabaya

Temukan data profil dan sejarah Kelurahan Mojo Surabaya! Mari mengenal lebih dekat warisan, perkembangan, dan kehidupan masyarakat yang penuh semangat kebersamaan.


Profil Kelurahan

Kenali lebih dekat Kelurahan kami, pusat layanan masyarakat yang siap melayani dengan transparansi dan komitmen. Bersama, membangun lingkungan yang nyaman dan harmonis.


Gambar Profil Kelurahan

Kelurahan Mojo Surabaya

KELURAHAN MOJO MEMILIKI GEDUNG BERTINGKAT 3, DENGAN JUMLAH PENDUDUK 46,177. VISI : PROFESIONAL, MODERN, PEDULI, DAN BERDAYA SAING.... MISI : 1. PENINGKATAN KUALITAS SDM APARATUR. 2. PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK. 3. MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN MOJO BERWAWASAN LINGKUNGAN. 4. OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SECARA AKTIF UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA. 5. MEWUJUDKAN KELURAHAN SERAGAM (SEHAT, RAMAH ANAK, GEMAR MEMBACA, MODERN).


 Alamat:

Kalidami No. 41 Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.


 Luas Wilayah:

1.759 m2

 Email:

kelojom211@gmail.com


 Telepon:

(031) 5939721


 Batas Wilayah:

 Batas Wilayah Utara: KELURAHAN PACAR KEMBANG, KECAMATAN TAMBAKSARI

 Batas Wilayah Selatan: KELURAHAN MANYAR SABRANGAN, KECAMATAN MULYOREJO

 Batas Wilayah Barat: KELURAHAN AIRLANGGA, KECAMATAN GUBENG

 Batas Wilayah Timur: KELURAHAN MULYOREJO, KECAMATAN MULYOREJO

 Media Sosial:

 

Sejarah Kelurahan

Menelusuri jejak sejarah Kelurahan kami, dari awal terbentuk hingga menjadi pusat pertumbuhan komunitas yang dinamis. Kisah perjalanan yang kaya akan budaya dan semangat gotong royong.


Gambar Profil Kelurahan

Kelurahan Mojo Surabaya

Kelurahan Mojo, Gubeng, Surabaya memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Berikut adalah sejarah singkat Kelurahan Mojo, Gubeng:


Masa Kolonial

Pada masa kolonial Belanda, Kelurahan Mojo merupakan sebuah daerah yang terletak di pinggir Sungai Surabaya. Daerah ini merupakan salah satu daerah yang strategis karena terletak di dekat pelabuhan Tanjung Perak.


Perkembangan Kota Surabaya

Pada abad ke-19, Kota Surabaya mulai berkembang menjadi sebuah kota besar. Kelurahan Mojo menjadi salah satu daerah yang terkena dampak perkembangan kota ini. Banyak penduduk dari daerah lain yang pindah ke Mojo untuk mencari pekerjaan dan memulai usaha.


Masa Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Kelurahan Mojo terus berkembang menjadi sebuah daerah yang maju. Pemerintah Kota Surabaya memulai pembangunan infrastruktur di Mojo, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.


Pembangunan Perumahan

Pada tahun 1970-an, Pemerintah Kota Surabaya memulai pembangunan perumahan di Kelurahan Mojo. Banyak perumahan yang dibangun di daerah ini, termasuk Perumahan Mojo Indah dan Perumahan Gubeng Indah.


Perkembangan Ekonomi

Pada tahun 1990-an, Kelurahan Mojo mulai berkembang menjadi sebuah pusat ekonomi kecil. Banyak industri kecil dan menengah yang berdiri di Mojo, termasuk industri tekstil, makanan, dan kerajinan.


Masa Kini

Saat ini, Kelurahan Mojo, Gubeng, Surabaya terus berkembang menjadi sebuah daerah yang maju. Mojo memiliki banyak fasilitas umum, termasuk sekolah, rumah sakit, dan fasilitas rekreasi.



 

Maklumat Pelayanan

Maklumat Pelayanan

Standar Pelayanan

Standar Pelayanan

Logo Surabaya

Logo Badan Pusat Statistik

Logo Telkom University Surabaya

Program Kelurahan Cinta Statistik Surabaya

Kelurahan Mojo

Temukan data statistik dan berbagai konten bermanfaat lainnya yang siap memenuhi kebutuhan informasi Anda secara transparan, mudah dan terpercaya.


Sinergi Program

Kementerian Desa PDTT

Pemprov Jatim

Pemkot Surabaya

BPS Kota Surabaya

Telkom University Surabaya

Info Kontak

Kalidami No. 41 Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.


kelojom211@gmail.com


(031) 5939721


Copyright © 2026 Kelurahan Cantik Surabaya | All Rights Reserved

[6/8 19.29] rudysugengp@gmail.com: Accessibility Tools


Kembali

BERITA


Wali Kota Eri Cahyadi Kunjungi Warganya yang Berhasil Kembangkan Usaha Via E-Peken


Rabu, 28 Desember 2022 | 1318 hari yang lalu


Wali Kota Eri Cahyadi Kunjungi Warganya yang Berhasil Kembangkan Usaha Via E-Peken

Titik Rahmawati (46) adalah satu di antara warga Kota Surabaya yang sudah menggunakan aplikasi E-Peken untuk menambah pendapatan keluarga. Sejak sekitar dua tahun lalu, toko kelontong miliknya telah bergabung dalam aplikasi belanja online milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.


Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun berkesempatan melihat langsung toko kelontong milik Titik Rahmawati di Jalan Kalidami 8/25A, RT04/RW10 Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng Surabaya, Selasa (27/12/2022).


Orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya itu mendadak ingin mengunjungi toko kelontong milik Bunda Titik-sapaan lekat Titik Rahmawati, yang berada gang perkampungan. Ia pun berharap besar kepada warga agar dapat mencontoh kemauan berusaha seperti yang sudah dilakukan Bunda Titik.


"Alhamdulillah, di Kampung Kalidami khususnya di RW 10, ada namanya Bu Titik. Dimana beliau ini untuk menambahkan penghasilan keluarganya, bahkan menyekolahkan putra-putrinya itu membuka E-Peken," kata Wali Kota Eri Cahyadi di sela kunjungan.


Melalui E-Peken, Wali Kota Eri menyebut, jika toko kelontong milik Bunda Titik terus berkembang dan menambah penghasilan keluarga. Hingga akhirnya, barang-barang yang dijual di toko kelontong Bunda Titik terus bertambah. "Itulah yang saya harapkan, wong Suroboyo (Orang Surabaya) ayo berusaha," pintanya.


Wali kota yang lekat disapa Cak Eri itu mengaku akan lebih mendukung warga yang mau berusaha dan ingin meningkatkan ekonomi keluarga. Dari pada, warga itu hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah tanpa berusaha. "Kita bisa belajar kepada Bu Titik ini, tanpa mengenal lelah (mau berusaha). Akhirnya kita memberikan bantuan," sebutnya.


Apalagi lagi, kata Cak Eri, perangkat RW 10 Kelurahan Mojo juga memberikan perhatian kepada warga. Seperti misalnya, ketika ada anak putus sekolah, perangkat RT/RW setempat berusaha untuk mencarikan bantuan. Baginya, hal itulah yang seharusnya dilakukan untuk menjadikan RW mandiri.


"Inilah yang menjadikan RW mandiri. Jadi saya bilang, bahwa RW mandiri itu maka di dalam satu RW tidak ada anak putus sekolah, tidak ada stunting, tidak ada yang tidak mampu, semuanya jadi bahagia. Karena siapa? Karena kekuatan RW dan RT-nya. Nah, pemerintah akhirnya support di atasnya, memberikan pekerjaan," katanya.


Makanya, Cak Eri juga mengapresiasi peran perangkat RW 10 Kelurahan Mojo dalam memberikan perhatian kepada warga. Bahkan, ia pun meminta jajarannya di lingkup pemkot untuk membantu mendirikan toko kelontong di wilayah tersebut. Nantinya toko kelontong ini akan menjadi percontohan bagi wilayah lain.


Ke depan, dia berharap, toko kelontong yang didirikan itu menjadi unit usaha yang dapat menambah penghasilan keluarga di lingkungan RW 10 Kelurahan Mojo. Utamanya, bagi warga tidak mampu atau pendapatan keluarganya masih di bawah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).


"Di RW 10 nanti dibuatkan satu toko kelontong. Jadi, warga yang ingin mendapatkan penghasilan dan pendapatannya masih di bawah UMK Surabaya, gabung di sana (toko kelontong) dan satu RW belinya di sana," harapnya.


Di lain hal, Cak Eri berharap besar kepada warga agar dapat membeli kebutuhan di warung atau toko kelontong milik tetangga dari pada di toko modern. Sebab, menurutnya, ketika warga itu mengalami musibah, seperti sakit atau meninggal dunia, justru yang membantu adalah tetangga.


"Maka saya minta seluruh RW itu beli di toko kelontong yang disediakan oleh RW, yang terdiri dari warga tidak mampu dan pemerintah memastikan bahwa barangnya itu murah. Itu akan kita jalankan di RW 10 Kalidami, kita punya RW yang luar biasa, kita punya Bu Titik yang luar biasa, itu menjadi contoh betul," terangnya.


Sementara itu, Bunda Titik mengaku sudah bergabung ke dalam aplikasi E-Peken hampir berjalan 2 tahun. Ia mengungkapkan bahwa toko kelontong yang diberi nama Toko Rahmat ini tergabung dalam pembinaan Koperasi Gubeng Maju Bersama.


"Saya kebetulan pengurus Koperasi Gubeng Maju Bersama. Waktu di awal-awal pendirian, memang banyak yang sinis masuk ke koperasi. Begitu pemerintah menggencarkan E-Peken ini, alhamdulillah mereka banyak yang ingin gabung," kata Bunda Titik.


Bunda Titik juga menyebutkan, jika toko kelontong miliknya sudah berdiri sejak tahun 2013. Di awal, toko kelontong didirikan seadanya untuk bisa menambah pendapatan keluarga. Alhasil, lambat laun barang yang dijual di toko miliknya ini semakin bertambah.


Saat di awal berdirinya toko kelontong, Bunda Titik meraup omzet sekitar Rp300 dalam satu bulan. Meski begitu, ia tak mengenal kata lelah dan tetap berusaha untuk mengembangkan usahanya. Bahkan, ia juga sempat menjajal menggunakan aplikasi penjualan online untuk mengembangkan usahanya itu.


 "Begitu online tapi belum masuk E-Peken, itu bisa sampai Rp 800-900 ribu per bulan. Karena kita (toko) ada di gang kecil, tidak ada akses umum untuk lewat. Akhirnya dengan E-Peken ini bisa sampai Rp 1,5 sampai 2 juta," ungkapnya.


Bahkan, Bunda Titik mengaku, hasil dari penjualan toko kelontong melalui aplikasi E-Peken, telah mampu membelikan handphone kedua anaknya untuk belajar daring saat pandemi Covid-19. Tak hanya itu, keuntungan yang didapat dari E-Peken juga diakuinya membuat barang yang dijualnya semakin bertambah.


"Kemarin waktu pandemi HP kedua anak saya rusak, selang 1,5 bulan akhirnya saya belikan pakai keuntungan E-Peken. Terus saya sendiri hitungannya yang awalnya barang saya sedikit, bertambah tidak terasa, tapi saya stok yang bisa tahan lama seperti sabun. Jadi, modal saya di toko jadi banyak banget, mungkin keuntungannya di situ," pungkasnya. (*)


BERITA LAINNYA



lihat semua

lihat semua

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031, Cari Figur Berintegritas

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031, Cari Figur Berintegritas


Kamis, 6 Agustus 2026 | 1 hari yang lalu


Ojol Lapor Hotline Cak Eri soal Jukir di Jalan Trunojoyo, Dishub Surabaya Cabut KTA

Ojol Lapor Hotline Cak Eri soal Jukir di Jalan Trunojoyo, Dishub Surabaya Cabut KTA


Kamis, 6 Agustus 2026 | 1 hari yang lalu


Wali Kota Eri Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah

Wali Kota Eri Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah


Kamis, 6 Agustus 2026 | 1 hari yang lalu


Wali Kota Eri Targetkan Air Bersih Mengalir 24 Jam, Direksi PAM Surya Sembada Diminta Libatkan Investor

Wali Kota Eri Targetkan Air Bersih Mengalir 24 Jam, Direksi PAM Surya Sembada Diminta Libatkan Investor


Kamis, 6 Agustus 2026 | 1 hari yang lalu


Pemkot Surabaya Luncurkan Lomba Pisang Danor, Wali Kota Eri Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Pemkot Surabaya Luncurkan Lomba Pisang Danor, Wali Kota Eri Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah


Kamis, 6 Agustus 2026 | 1 hari yang lalu


Pemkot Surabaya Tetapkan Tiga Direksi Baru PDAM Surya Sembada, Fokus Perkuat Layanan dan Kinerja

Pemkot Surabaya Tetapkan Tiga Direksi Baru PDAM Surya Sembada, Fokus Perkuat Layanan dan Kinerja


Rabu, 5 Agustus 2026 | 2 hari yang lalu


Empat Tahun SGE, Rp30,3 Miliar Berputar dan 370 UMKM Surabaya Naik Kelas

Empat Tahun SGE, Rp30,3 Miliar Berputar dan 370 UMKM Surabaya Naik Kelas


Rabu, 5 Agustus 2026 | 2 hari yang lalu


SGE 2026 Dibuka, Wali Kota Eri Dorong UMKM Surabaya Tembus Transaksi Rp9 Miliar

SGE 2026 Dibuka, Wali Kota Eri Dorong UMKM Surabaya Tembus Transaksi Rp9 Miliar


Rabu, 5 Agustus 2026 | 2 hari yang lalu


Hadiri MPLS SRT 2 Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Ratusan Pelajar Jadi Pemimpin Berkarakter

Hadiri MPLS SRT 2 Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Ratusan Pelajar Jadi Pemimpin Berkarakter


Rabu, 5 Agustus 2026 | 2 hari yang lalu


Satu Data Surabaya Berbasis NIK Buktikan Dampak Nyata, Kemiskinan hingga Pengangguran Turun

Satu Data Surabaya Berbasis NIK Buktikan Dampak Nyata, Kemiskinan hingga Pengangguran Turun


Rabu, 5 Agustus 2026 | 2 hari yang lalu


Sukses Integrasikan NIK dan IKD, Surabaya Sabet Penghargaan Perlinsos Dukcapil Prima Award 2026

Sukses Integrasikan NIK dan IKD, Surabaya Sabet Penghargaan Perlinsos Dukcapil Prima Award 2026


Rabu, 5 Agustus 2026 | 2 hari yang lalu


Perluasan TPU Keputih Dimulai, Pemkot Surabaya Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim

Perluasan TPU Keputih Dimulai, Pemkot Surabaya Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim


Rabu, 5 Agustus 2026 | 2 hari yang lalu


Warga Terpeleset di Proyek Drainase Ngemplak Sambikerep, Wali Kota Eri  Minta Kontraktor Tanggung Biaya Korban

Warga Terpeleset di Proyek Drainase Ngemplak Sambikerep, Wali Kota Eri Minta Kontraktor Tanggung Biaya Korban


Selasa, 4 Agustus 2026 | 3 hari yang lalu


Jelang HUT Ke-81 RI, Wali Kota Eri Ajak Warga Surabaya Perkuat Gotong Royong dan Kebaikan

Jelang HUT Ke-81 RI, Wali Kota Eri Ajak Warga Surabaya Perkuat Gotong Royong dan Kebaikan


Selasa, 4 Agustus 2026 | 3 hari yang lalu


Pemkot Surabaya Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, 98 Pemuda Terbaik Siap Digembleng

Pemkot Surabaya Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, 98 Pemuda Terbaik Siap Digembleng


Selasa, 4 Agustus 2026 | 3 hari yang lalu


Logo Surabaya

Dikelola oleh Bidang Informasi dan

Komunikasi Publik serta Statistik Dinas

Komunikasi dan Informatika Kota

Surabaya

Telepon

(031) 5321444

(031) 99277339

Email

dinkominfo@surabaya.go.id

mediacenter@surabaya.go.id

Lokasi

Jl. Jimerto No. 25-27, Ketabang, Kec.

Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60272


Pencarian

Copyright

2026 Pemerintah Kota Surabaya

 

Ringkasan Pahlawan

 [31/7 12.47] rudysugengp@gmail.com: Mulai Type Baru  Ringkasan [31/7 12.50] rudysugengp@gmail.com: 1. Buatkan Gambar dan Infografis tentang...