Rabu, 08 Juli 2026

Rec KGPAA MANGKUNEGARA

 KGPAA Mangkunegara I (lahir dengan nama Raden Mas Said pada 7 April 1725 dan wafat pada 28 Desember 1795) adalah pendiri Kadipaten Mangkunegaran sekaligus salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Ia memimpin sebuah wilayah monarki otonom di Surakarta sejak tahun 1757 berdasarkan kesepakatan politik bersejarah. 

Beliau sangat dikenal dalam sejarah Jawa karena keberaniannya di medan perang dan kontribusi budayanya yang besar. Berikut adalah poin-poin penting mengenai sosok KGPAA Mangkunegara I
Julukan Pangeran Sambernyawa
  • Asal-usul Nama: Julukan "Pangeran Sambernyawa" melekat pada dirinya karena ia dikenal sangat gahar, tak kenal takut, dan selalu membawa kekalahan mematikan bagi musuh-musuhnya di medan laga. 
  • Filosofi Tiji Tibeh: Ia mencetuskan doktrin perjuangan yang terkenal, yaitu Tiji Tibeh (Mati siji mati kabeh, mukti siji mukti kabeh). Filosofi ini berarti "mati satu mati semua, mulia satu mulia semua" untuk mengikat rasa kebersamaan dan loyalitas pasukannya. 
Pendirian Kadipaten Mangkunegaran
  • Perjanjian Salatiga (1757): Kadipaten Mangkunegaran resmi berdiri setelah ditandatanganinya Perjanjian Salatiga pada 17 Maret 1757. Perjanjian ini melibatkan Raden Mas Said, Sunan Pakubuwana III, Sultan Hamengkubuwana I, dan pihak VOC. 
  • Wilayah Kekuasaan: Melalui perjanjian tersebut, ia mendapatkan hak kekuasaan otonom atas beberapa wilayah seperti Kaduang, Nglaroh, Matesih, Wiroko, Haribaya, Honggobayan, hingga Pajang. Ia juga berhak memiliki kekuatan tentara independen sendiri. 
Latar Belakang dan Perjuangan
  • Garis Keturunan: Raden Mas Said merupakan putra dari Pangeran Arya Mangkunegara Kartasura dan Raden Ajeng Wulan. Ayahnya dibuang oleh VOC ke Sri Lanka (Ceylon) karena bersikap anti-penjajah, yang memicu Mas Said untuk angkat senjata dan melanjutkan perlawanan sang ayah.
  • Akhir Hayat: Setelah memerintah selama hampir 40 tahun, ia wafat di Surakarta pada usia 70 tahun dan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Mangkunegaran di Astana Mangadeg, Karanganyar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rec Tengku Amir Hamzah

  Tengku Amir Hamzah adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia dari angkatan Pujangga Baru yang juga dianugerahi gelar Pahlawan Nasio...