Rabu, 10 Desember 2025

Majapahit

PRASASTI PRAPANCASARAPURA


 Prasasti yang memuat nama Gajah Mada, Hayam Wuruk, dan Majapahit dalam satu kalimat (atau konteks) secara bersamaan adalah Prasasti Prapancasarapura. 

Prasasti ini, yang ditemukan di wilayah Surabaya, Jawa Timur, berisi informasi singkat mengenai tiga tokoh penting Majapahit, yaitu: 
  • Hayam Wuruk sebagai raja.
  • Gajah Mada sebagai mahapatih.
  • Adityawarman (kerabat raja yang kemudian menjadi penguasa di Sumatera). 
Selain prasasti, informasi mengenai ketiga tokoh dan kerajaan Majapahit secara detail juga tercatat dalam kakawin terkenal, yaitu Kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M. Sumber sejarah penting lainnya adalah Kitab Pararaton. 

Prasasti yang memuat nama Gajah Mada, Hayam Wuruk, dan Majapahit dalam satu kalimat adalah Prasasti Prapancasarapura, yang ditemukan di wilayah Surabaya pada tahun 1920-an oleh arkeolog N.J. Krom. 
Prasasti Prapancasarapura bertarikh 1337 Masehi dan merupakan satu-satunya prasasti yang secara jelas menyebut ketiga nama tokoh dan kerajaan penting Majapahit tersebut, menjadikannya temuan yang sangat penting untuk sejarah lokal Surabaya dan sejarah nasional Indonesia. 
Prasasti ini saat ini disimpan di Museum Nasional Jakarta. 

Prasasti Prapancasarapura

Prasasti Prapancasarapura adalah sebuah prasasti dari zaman Majapahit yang bertarikh 1337 M, yang ditemukan di Surabaya.[1][2] Pembuatan prasasti ini bertepatan dengan masa pemerintahan ratu Tribhuwanottunggadewi (1328-1350 M).[2][3] Prasasti ini ditulis dengan menggunakan bahasa Jawa Kuno.[2]

Bagian atas prasasti ini hilang, sehingga sebagian besar tulisan yang biasanya memuat unsur penanggalan tidak ada.[1] Prasasti ini kemungkinan telah dipangkas dan akan dijadikan potongan balok-balok batu yang lebih kecil, karena bentuk patahannya yang merata.[1] Prasasti ini pertama kali diteliti oleh arkeolog N.J. Krom sekitar tahun 1900-an.[2] Alihaksara prasasti ini pernah dilakukan oleh filolog J.L.A Brandes, meskipun belum secara lengkap.[4]

Prasasti ini kini tersimpan di Museum Nasional Indonesia, dengan nomor inventaris D.38.[1][2]


Prasasti Prapancasarapura

Prasasti Prapancasarapura adalah sebuah prasasti dari zaman Majapahit yang bertarikh 1337 M, yang ditemukan di Surabaya.[1][2] Pembuatan prasasti ini bertepatan dengan masa pemerintahan ratu Tribhuwanottunggadewi (1328-1350 M).[2][3] Prasasti ini ditulis dengan menggunakan bahasa Jawa Kuno.[2]

Bagian atas prasasti ini hilang, sehingga sebagian besar tulisan yang biasanya memuat unsur penanggalan tidak ada.[1] Prasasti ini kemungkinan telah dipangkas dan akan dijadikan potongan balok-balok batu yang lebih kecil, karena bentuk patahannya yang merata.[1] Prasasti ini pertama kali diteliti oleh arkeolog N.J. Krom sekitar tahun 1900-an.[2] Alihaksara prasasti ini pernah dilakukan oleh filolog J.L.A Brandes, meskipun belum secara lengkap.[4]

Prasasti ini kini tersimpan di Museum Nasional Indonesia, dengan nomor inventaris D.38.[1][2]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Chat Gpt 12 Mei-31 Mei