Minggu, 13 Februari 2022

KPRI


Aku masuk KPRI sejak tahun 1983 sebagai anggota di Kec. Tambaksari yaitu KPRI DWIJA MULIA.

Tahun 1999 masuk sebagai Pengawas KPRI selama dua periode, selanjutnya menjadi Sekretaris selama dua periode. Pangkat puncak sebagai wakil Ketua di tahun 2010. Semua berlangsung ketika menjadi guru. Sebenarnya dalam pemilihan secara aklamasi tahun tersebut terpilih menjadi Ketua I. Namun karena situasi tidak memungkinkan, saya memilih menjadi Wakil saja atau Ketua II. Bahkan salah satu anggota mengatakan, "Pak Rudy kan belum menjadi Kepala SDN. Dikhawatirkan nanti akan mengganggu Kinerja KBM"

Pendapat tersebut juga ada benarnya.

Mungkin berkat doa teman-teman di atas. Tentunya juga sudah kehendak Allah.

Maka 18 Maret 2010 diangkat untuk pertama kalinya sebagai Kepala SDN di Krembangan Selatan IV/15 dengan siswa 189. Sesuai ART atau peraturan KPRI DWIJA MULIA pada waktu itu bahwa bila mutasi dari Kec. Tambaksari harus mundur sebagai pengurus.

Sebagai konsekuensi nya maka saya dan beberapa teman pengurus mundur pada RAT berikutnya.

Saat itu jumlah anggota 415 dengan omset 4 milyar.

Sejak 2011 hingga 2021, saya tidak masuk lagi menjadi anggota KPRI di manapun termasuk ketika mutasi di SDN Bursa (Kec. Bulak_2012-2017), SDN Lakbansa (2017-2018) di Kec. Kenjeran, dan SDN WONOKUSUMO IV/43 (Kec. Semampir_2019-2021).

Baru pada akhir tahun 2021 menjelang purna ikut KPRI DWIJA ABADI Kec. Semampir.

Tgl. 12-13 Februari 2022 ikut RAT di Selecta Hotel.

Selama menjadi Anggota dan Pengurus di Kec. Tambaksari (1983-2010), tidak pernah RAT di luar kota. Kalau RAB pernah di luar kota, itupun hanya sekali.
















Kamis, 10 Februari 2022

9 MATERI AKSARA JAWA

 Sejauh ini bayangan saya bisa menjadi 9 materi tuntas bab Aksara Jawa


Materi 1 : Perkenalan aksara jawa (Hanacara)

Materi 2 : Angka Jawa (9)

Materi 3 : Aksara Murda (5)

Materi 4 : Aksara Rekan (6)

Materi 5 : Aksara Swara (8)

Materi 6 : Sandangan Swara (2)

Materi 7 : Sandangan Sigeg Wanda (4)

Materi 8: Sandangan Wyanjana (3)

Materi 9 : Pasangan Aksara Jawa (7)





















Selasa, 08 Februari 2022

DUA SUTOMO



Kadang orang menganggap nama tersebut sama.

"Memang sama !"

Setelah diucapkan kata Bung Tomo dan dokter Sutomo, barulah ada perbedaan.

Dua tokoh besar yang mengisi khazanah perjuangan bangsa ini berbeda dalam menempuh perjalanan hidup.

Dokter Sutomo lebih banyak berkecimpung di organisasi sebelum Indonesia merdeka. Tokoh Harkitnas ini lebih mengutamakan pengabdian dengan pena, orasi, dan kolaborasi. Hingga wafat 7 tahun sebelum Indonesia merdeka. Yang dihadapi adalah Kolonial Belanda.


Bung Tomo tokoh pejuang yang terkenal pidatonya di depan Corong RRI Embong Malang (Sekarang Hotel JW MARRIOT) dengan selalu mengumandangkan Takbir. Sebelumnya sowan dan minta restu pada Ulama tentang Jihad (Sekarang menjadi Museum Resolusi Jihad di Jalan Bubutan). Bung Tomo seorang Orator ulung, juga melakukan kolaborasi dan strategi dengan berbagai pihak. Musuh yang dihadapi adalah Pemenang Perang Dunia II yaitu Inggris. Wafat saat Wukuf di Arafah. Baru 8 bulan dipindahkan ke Makam Ngagel. Jangan lupa.

MAHONI YANG AKU KENAL

 [8/2 21.12] rudysugengp@gmail.com: Dalam proses.

Dibuat dalam 3 kali episode untuk 9 MATERI.

1. Shoting Pembukaan, background hijau langsung, supaya editing tidak mengganti latar. Seandainya latar di ganti maka memudahkan pergantian warna hijau.

Satu materi bisa di ulang beberapa kali untuk pembukaan.

Jadi agar efektif, maka hari 1 Perkenalan dan diskusi. Shooting untuk latihan. Hari ke-2 masuk Pembukaan.

2. Shoting materi masuk hari ke-3, di papan tulis.

Contoh video  tadi untuk persiapan hari ke-3.

4. Hari ke-4 untuk pengisian penulisan pada tablet hingga hari ke-7.

Karena bagian ini paling sulit.

5. Hari ke-8 diskusi dan pertanggungjawaban.

Bila gagal maka pada bagian tertentu yang shotingnya di ulang.

Hari ke-9 masuk ke Tim Redaksi untuk editing, biasanya ini yang lama.

6. Tugas saya Selesai.

Selanjutnya terserah, mau ditampilkan atau tidak.

Bukan urusan saya.

Dalam hal ini, saya tidak terikat perjanjian tertulis yang menyebabkan batal dan tidaknya.

Soal bayaran, saya tidak mau berpikir dan memikirkan.

Bagi saya ...ini kesempatan, sebelum meninggalkan dunia fana.

Dulu kalau di sekolah, hitung-hitungannya sekali shoting selesai diberikan kompensasi 💯 RIBU RUPIAH untuk teman guru yang tampil.

[8/2 21.19] rudysugengp@gmail.com: Untuk teman guru di SDN BULAK BANTENG I, dipek dhewe-dhewe. MoU 6 bulan kali 2 (tahun 2017 Nov s.d Oktober 2018).

Terus saya pindah, lanjut di bawah


Untuk teman guru, di SDN WONOKUSUMO IV/43 kompensasi 💯 RIBU dijadikan satu sehingga digunakan pergi tidak hanya guru tapi semua orang di Sekolah termasuk Penjaga, Tu, Kebersihan, keamanan, dan Tenaga Ekskul.

Kekurangan nya diambilkan dari Koperasi Sekolah.

MoU 6 bulan dan 3 bulan di tahun 2019.

Tahun 2020, Pandemi dan dihentikan karena Video sudah banyak dari beberapa sekolah.

[8/2 21.21] rudysugengp@gmail.com: Kalau shoting di Sekolah, yang bagian shoting diberi Konsumsi sakwelase oleh Sekolah.

Perlengkapan di bawa oleh yang nyoting termasuk Lampu, dan Micropon untuk dekat mulut.

[8/2 21.22] rudysugengp@gmail.com: Kalau di Studio, setiap shoting diberi makan nasi bungkus sekali, dan menu di suruh milih sendiri.

Ada teh, kopi, air yang disiapkan seperti orang rumah tangga

[8/2 21.28] rudysugengp@gmail.com: Semua Pegawainya bekerja, dan tidak ada yang nganggur. Ada yang buat Video, Soal, Komik, Cerita, Resep masakan, buku digital, dll.

Bayaran pegawai UMK, dan sesuai jenjang lamanya juga.

Senin sampai Jumat, pukul 8.00 s.d 16.00 WIB.

Tidak ada yang mengeluh. Pekerjaan di target sendiri berdasarkan kesepakatan.

Tidak ada forum Ngrumpi.

Semua orang berhadapan dengan Laptop, Gatget, dan Program.

Ijin bebas, asalkan ijin dulu.

Suasana kelihatan oleh pimpinan dibangun secara kolaboratif, Komprehensif, dan Individu.

Bila keluar dari tempat ini dan pindah kerja, juga diperbolehkan dan tidak di denda.

Bagi yang sudah keluar, bisa bekerja freelance bila dibutukan.






Minggu, 06 Februari 2022

PKS


"Mulai ikut politik ?"

"Tidak !"

PKS yang dimaksud PATROLI KEAMANAN SEKOLAH.

Didirikan 5 Mei 1975 dengan nama Polisi Keamanan Sekolah. Atas persetujuan Letkol Anton Sujarwo, 5 Juni 1975 diubah seperti sekarang ini.

Pada awalnya memberikan ketrampilan tentang Keamanan Sekolah dan selanjutnya melaporkan pada guru bila ada masalah di sekolah.

Dalam perkembangannya, sejak 1982 guru Surabaya di tiap Sekolah dilatih oleh Polwiltabes Surabaya (sekarang Polrerta di Jl. Sikatan). Guru-guru dilatih PBB (Peraturan Baris Berbaris), Ikut Mengatur Lalu Lintas di atas tong di perempatan dengan tanda-tanda dari gerakan tangan, diberikan pembelajaran tentang Rambu-rambu Jalan raya, termasuk pencegahan Bahaya Narkoba, dan Kedisiplinan.

Waktunya 12 Minggu.

Guru-guru Praktik di jalan raya, bila lulus diberikan Sertifikat dan menjadi Pembina UKS di Sekolah.

Jalan-jalan belum banyak lampu lalu lintas. 

Hubungan Kepolisian, guru, siswa terjalin keakraban dengan saling membantu dan melengkapi.

Terutama bila ada kenakalan anak-anak.

Siapa yang pernah jadi Petugas PKS dan ikut mengatur lalu lintas ?



DIMANA WR SUPRATMAN ?





















Pertanyaan 5 W 1 H akan membuka mata kita tentang jati diri seseorang.

Tak kenal, maka tak sayang.

Setiap hari Senin, sebelum 16 Maret 2020,  kita terutama yang ada di  Sekolah selalu memberikan petuah pada murid tentang Etika,  tata Krama, kepribadian, dan Reno Mangan Gotri hingga akhirnya menuju Profil Pelajar Pancasila.

Tiga kata terakhir hanya muncul di kala Daring.

Tingkat SD/sederajat hingga Sekolah Menengah atas/sederajat tak lupa menampilkan siswa dan guru secara bergantian sebagai Petugas Upacara.

Apa hubungannya dengan WR Supratman ?

Nanti dulu.

Setiap Senin, siswa diperkenalkan dengan 5 piranti persatuan dan kesatuan bangsa.

Pancasila, Bendera Merah Putih, Garuda Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Piranti Kebanggaan NKRI selalu tampil di setiap Upacara Bendera.

Nah ..jelaslah, bahwa di sini muncul banyak tokoh, pejuang, nilai kesejarahan.

Salah satunya sesuai judul di atas yaitu WR SUPRATMAN.

Tanggal lahirnya 9 Maret 1903, diperingati sebagai Hari Musik.

Lahir di Purworejo.

Mendapat tambahan Rudolf dari kakak iparnya agar dapat bersekolah sejajar dengan bangsa Belanda di Makasar_Sulawesi.

Wafat 17 Agustus 1938. 

Tanggalnya persis seperti tanggal Proklamasi 7 tahun kemudian.

Dimakamkan di Kuburan Rangkah bersama dengan warga umumnya.

Baru kemudian disendirikan dan dipindahkan ke Makam yang sekarang di Tambak Segaran/Kenjeran_Surabaya.

Sebelum wafat tinggal di rumah rumah kakaknya setelah melakukan hidup nomaden berpindah-pindah dari kota ke kota, hingga hari ini di Jalan Mangga No. 21 depan seberang jalan Gelora 10 November (yang dibangun tahun 1969/PON VII_Surabaya)  Posisi rumah tersebut dekat SDN Tambaksari I/Jl. Mundu & SDN Tambaksari III/Jl. Salak).

Tahun 2018 bulan November tgl. 10 dijadikan Museum WR SUPRATMAN oleh Ibu Tri Rismaharini.

Sebelum wafat, beliau harus menerima siksaan lebih dahulu di Penjara Kali Sosok.

Mengapa ?

Karena Menyanyikan Lagu MATAHARI TERBIT dan dianggap membela Jepang. Karena tak terbukti barulah dilepaskan, setelah 10 hari disiksa Belanda dan dikembalikan di Jalan Mangga No.21 dalam keadaan parah.

Bahkan setelah WR SUPRATMAN wafat, lagu tersebut tetap dilarang sejak 1939.

Padahal syair terakhir ada kata..."Indonesia Tanah Airku".

Sebelum di tangkap, Beliau baru saja diskusi dengan Dr. Sutomo di Jalan Bubutan. 


Hanya karena lagu yang dinyanyikan dengan iringan Biola sejak 28 Oktober 1928, hidupnya was-was dan mendapat tekanan dari Penjajah Belanda. Lagu lainnya : Ibu Kita Kartini (1929) dan Di Timur Matahari (1931) dll.

Satu lagi karya WR SUPRATMAN yaitu Perawan Desa yang isinya mengisahkan kebencian pada Penjajah Belanda juga dilarang beredar/terbit. Sebagai Komponis, Sastrawan, Wartawan yang taat beragama Islam memiliki integritas yang tinggi terhadap bangsanya.

Perlukah kita mengenalkan sosok WR SUPRATMAN kepada siswa atau generasi muda ?

Terserah kepada semua masyarakat terutama Insan Pendidik. 

Sejarah bukan dongeng tapi tetap harus di dongengkan kepada generasi penerus agar memetik buah perjuangan dan pengorbanan dari tokoh-tokoh.


Sabtu, 05 Februari 2022

REUNI SD


Menjadi guru SD adalah suatu kebanggaan.

Apalagi melihat siswa yang sudah keluar 10 tahun, dan kemudian mengajak gurunya Reuni, suatu yang mengharukan.

Itulah saatnya anak-anak mencoba berceloteh bak menghakimi gurunya.

Sementara gurunya diam saja.

"Waktu itu, gegara aku nggak mengerjakan PR di hukum berdiri di depan kelas !"

"Kamu mending, la...aku, disuruh membersihkan kamar mandi !"

"Itu tidak seberapa, aku malah dijambak rambutku. Untung belum ada Komnas HAM Anak !"

"Kalau aku saat 'menyempak' teman. Orang tuaku dipanggil. Sampai di Sekolah aku dipukul oleh orang tuaku !"


Suara Anang, Made, Ardina, dan Boby memecahkan suasana.


Pak guru pun hanya mesam mesem. Tidak marah bahkan malah tertawa. Semua yang dikatakan muridnya dibenarkan.

Saat gurunya giliran memberikan pidato, satu per satu muridnya diingat  dan diberitahukan permasalahan. 

Semua bahkan tertawa riang.

Sepertinya tidak ada tirai pembatas. Dialog pun terasa sudah hampir dua jam, saatnya ramah tamah.

Inilah kondisi beberapa puluh tahun lalu.

Kapan ada REUNI SD lagi ?

Asal usul Madura

 Asal usul terpisahnya Pulau Madura dari Pulau Jawa dapat dijelaskan melalui dua sudut pandang: proses geologis dan sejarah kultural yang be...