Asap fogging biasanya hilang sekitar 1-2 jam setelah penyemprotan.,Penjelasan :,1. Fogging adalah pengasapan yang dilakukan,dengan menyemprotkan bahan kimia beracun,untuk memberantas nyamuk dewasa.,2. Fogging dilakukan untuk memutus penularan DBD di suatu wilayah.,3. Fogging dilakukan dengan fokus lokasi dalam radius tertentu.,4. Fogging dilakukan oleh tenaga terlatih.,5. Fogging dilakukan saat cuaca tidak hujan,,berangin kencang, atau terik matahari.,Efek samping fogging :,1. Fogging dapat mengganggu keseimbangan ekologi.,2. Fogging dapat memicu resistensi vektor,,yaitu nyamuk yang menularkan penyakit.,3. Fogging dapat berbahaya untuk pernafasan,,terutama bagi bayi,,balita, lansia, dan ibu hamil.,Setelah fogging :,1. Bersihkan rumah seluruhnya,,termasuk lantai, jendela, dan seluruh perabotan.,2. Kuras bak mandi atau penampungan air sampai bersih dan tutup rapat.,Hindari area tersebut setiap kali penyemprotan berlangsung dan selama,sekitar 30 menit setelah penyemprotan.,Periode waktu tersebut akan sangat mengurangi kemungkinan,Anda menghirup pestisida di udara..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Perjanjian Lawas
Buatlah Risalah dan Infografis tentang Perjanjian Kerajaan di Indonesia yaitu : Perjanjian Giyanti. Ditandatangani pada 13 Februari 1755, ...
-
MAHESA JENAR : ANTARA CERITA SILAT DAN CERITA RAKYAT Nama Mahesa Jenar sangat populer di Jawa Tengah dan Yogyakarta, terutama bagi generasi...
-
*Klasifikasi Prasasti Berdasarkan Aksara* Setelah mengamati prasasti dari segi bahan, pengamatan fisik selanjutnya adalah melalui aksara yan...
-
KETURUNAN SUNAN KALIJAGA Raden Sai’d atau yang lebih populer disebut dengan Julukan Sunan Kalijaga adalah salah satu anggota Walisongo, bel...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar