Sabtu, 03 Oktober 2026

Hartni Wafat

 Ketika Ibu Hartini meninggal dunia, tak hanya anak-anaknya, anak-anak Bung Karno dari Ibu Fatmawati juga ikut mengantarkannya



Selasa, 12 Maret 2002, Ibu Hartini meninggal dunia pada usia 77 tahun di RS Metropolitan Medical Center (MMC), Jakarta, sekitar pukul 01.40 WIB. Jenazahnya dimakamkan di TPU Karet Bivak.


Sebelum meninggal dunia, Ibu Har harus berjuang melawan penyakit jantung yang diidapnya selama dua tahun menjelang kematiannya.


Minggu, 10 Maret 2002, sekitar pukul 09.00 WIB, Ibu Hartini merasa perutnya tak enak. Rasanya seperti kembung. Dia segera berkonsultasi dengan dokter yang selama ini mengontrol kesehatannya, Prof. Nurul dari RS MMC.


Dokter memintanya minum obat. Setelah itu, Ibu Hartini malah mengalami dehidrasi. Senin sekitar pukul 01.30, dokter menyarankan agar perempuan kelahiran Ponorogo, Jawa Timur, itu segera dibawa ke ICU. 


Sehari dirawat di RS, jiwa Ibu Hartini tak tertolong lagi.  Sebelum meninggal dunia, Ibu Hartini sempat mengalami sesak napas.


Pada saat Hartini meninggal, semua keluarga sudah berkumpul.


Tak lama kemudian, keluarga membawa jenazah Hartini ke rumahnya, Jl. Proklamasi, 62 Jakarta. Pagi harinya, Selasa, 12 Maret 2002, keluarga dekat mulai berdatangan. Para pelayat lain juga memadati rumah duka.


Tampak Ernie Djohan, Maya Rumantir, dan Donna Harun. Hadir pula putra-putri Bung Karno dari Ibu Fatmawati. Yaitu Guntur Soekarno Putra, Rachmawati Soekarno Putri, dan Guruh Soekarno Putra. Sukmawati tak hadir karena sakit.


Sekitar pukul 11.00, pembawa acara mengabarkan, Megawati Soekarno Putri, yang ketika itu adalah Presiden Republik Indonesia, akan datang untuk melepas kepergian Ibu Hartini. Belakangan, dia tak jadi datang ke rumah duka tapi langsung menunggu di TPU Karet – namun suami Megawati, Taufik Kiemas, hadir juga di rumah duka.


Gerimis masih turun ketika iring-iringan jenazah berangkat ke peristirahatan terakhir. Sebelum jenazah tiba di TPU Karet, Megawati sudah menunggu. Mengenakan busana hitam motif abu-abu, dia duduk di deretan depan.


Sesaat kemudian, menyusul Hamzah Haz, wakil Megawati ketika itu, yang datang sekitar pukul 13.00. Selama menunggu kedatangan jenazah, ibu dari Puan Maharani itu tampak ngobrol dengan istri Hamzah Haz yang duduk di sebelahnya.


Mobil jenazah masuk kompleks pemakaman pukul 13.20 diikuti keluarga dan kerabat lainnya. Tampak di antara arus pelayat ada Guruh Soekarno Putra, Jajang C. Noer, dan Rima Melati. Upacara pemakaman pun langsung dilaksanakan. Hartini dimakamkan tak jauh dari makam putranya, Taufan Soekarno Putra.


Dalam acara pemakaman, tak ada pidato dari keluarga atau sahabat dekat. Usai jenazah dimasukkan ke liat lahat, Megawati melakukan acara tabur bunga.


Tak lama kemudian, dia meninggalkan tempat pemakaman, disusul oleh Guntur dan Guruh Soekarno Putra. Upacara pemakaman berakhir pada pukul 14.15 WIB.


Baca artikel selengkapnya di sini https://intisari.grid.id/read/034417126/ibu-hartini-dan-tumpeng-ulang-tahun-dari-guruh-soekarno-putra


#hartini #bungkarno #istribungkarno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hartni Wafat

 Ketika Ibu Hartini meninggal dunia, tak hanya anak-anaknya, anak-anak Bung Karno dari Ibu Fatmawati juga ikut mengantarkannya Selasa, 12 Ma...