[12/7 23.06] rudysugengp@gmail.com: 1. Buatkan gambar dan infografis tentang
Kehidupan Awal Andi Jemma
Info Pribadi :
Andi Jemma
Lahir :
15 Januari 1901
Palopo, Celebes
Meninggal :
23 Februari 1965 (umur 64)
Makassar, Sulawesi Selatan
Gelar:
Datu Luwu (Raja)
Orang Tua:
Andi Tenri Lengka (Ayah) dan
Sitti Huzaimah Andi Kambo Opu Daeng Risompa (Ibu)
Wilayah kekuasaannya kemudian menjadi daerah setingkat kabupaten setelah beberapa wilayahnya memisahkan diri menjadi beberapa kabupaten, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, Kota Palopo, Kabupaten Luwu Timur dan Tana Toraja, semuanya masih di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Sedangkan Kolaka menjadi sebuah kabupaten di Sulawesi Tenggara dan Poso di Sulawesi Tengah.
Peran :
Kedatuan Luwu merupakan kerajaan pertama di Sulawesi Selatan yang menyatakan akan bergabung dengan Republik Indonesia. Andi Jemma menjabat setingkat wadana di Kolaka hingga 1923 sebelum diangkat menjadi Datu. Andi Jemma kembali ke Palopo dan mempersiapkan diri menjadi Datu. Beliau Datu Luwu Andi Djemma merupakan Tokoh Utama Pelopor Keberadaan Nahdlatul Ulama (NU) di Tanah Luwu. Bahkan Ketika Andi Jemma menjadi Datu, organisasi kebangsaan dan agama lainnya seperti Partai Serikat Islam Indonesia (PSII) dan Muhammadiyah berkesempatan menjalankan organisasinya di Kerajaan Luwu.
[12/7 23.06] rudysugengp@gmail.com: 2. Buatkan gambar dan infografis tentang
Perjuangan Andi Jemma
Menjelang kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Andi Jemma memimpin Gerakan Soekarno Muda dan memimpin Perlawanan Semesta Rakyat Luwu pada 23 Januari 1946. Saat ini, Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Perlawanan Rakyat Semesta. Perlawanan semesta rakyat Luwu mencatat sejarah karena merupakan perlawanan terbesar dan terluas hingga sepanjang 200 km. Andi Djemma memimpin rakyat Luwu untuk berperang dengan tentara sekutu yang pada saat itu diboncengi tentara NICA (Nedelands Indiscehe Civic Administration).
Pada 5 Oktober 1945, Jemma sempat mengultimatum pihak Sekutu agar segera melucuti tentaranya dan kembali ke tangsinya di Palopo. Ultimatum itu dibalas Gubernur Jenderal Belanda, Van Mook, dengan ultimatum juga. Andi Djemma yang mempunyai lima putera itu baru tertangkap Belanda pada 3 Juli 1946 dan diasingkan ke Ternate.
Selepas Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, Andi Jemma pun dibebaskan. Ia kemudian kembali ke Makassar pada Maret 1950.
[12/7 23.07] rudysugengp@gmail.com: 3. Buatkan gambar dan infografis tentang
Akhir Hayat, Penghargaan, dan Peninggalan Andi Jemma
Akhir Hayat :
Andi Jemma wafat di usia 64 tahun pada 23 Februari 1965. Datu Luwu ini pun dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Panaikang dengan upacara militer.
Penghargaan :
Berselang 37 tahun setelah kematiannya, pemerintah Indonesia mengangkat Andi Jemma sebagai Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal itu diputuskan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 73/TK/2002 pada tanggal 6 November 2002.
Selain itu, Andi Jemma juga mendapat penghargaan dari Kementerian Pertahanan (1960) dan Satyalancana Karya tingkat II (1964).
Peninggalan :
Nama Andi Jemma kini diabadikan sebagai nama jalan di kota Makassar, dahulu bernama jalan landak baru.
Pemberian nama ini dilakukan oleh Wali kota Makassar Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto atau biasa dikenal sebagai Danny Pomanto pada bulan Oktober 2017.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar