Pemuda ganteng ini dikemudian hari menjadi seorang diplomat ulung yang menguasai 6 bahasa mancanegara.
Pernah punya pengalaman kerja menjadi penerjemah dan juru bicara konsulat Belanda di Jeddah Arab Saudi.
Pemuda kelahiran Agam Sumatera Barat ini juga pandai menulis sehingga pernah bekerja sebagai redaktur di harian Hindia Baru Batavia dan harian Moestika Yogyakarta.
Pernah menjadi anggota Volksraad mewakili suara pribumi.
Ketika sudah memasuki usia tua pemuda ini memelihara jenggot panjang, sehingga pernah diolok olok mirip kambing pada saat pertemuan organisasi Syarikat Islam yang dipimpinnya.
Karir politiknya yang memperjuangkan kemerdekaan, membuatnya harus ditangkap dan diasingkan di Parapat oleh militer Belanda.
Tak perlu saya sebutkan namanya, karena saya yakin agan agan pasti sudah tahu siapa pemuda yang kita maksud pada foto..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar