1. Buatkan gambar dan infografis tentang
Sejarah Awal Pahlawan
Pangeran Antasari
Pangeran Antasari (lahir di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar, sekitar tahun 1797 atau 1809 – meninggal di Bayan Begok, 11 Oktober 1862) adalah Sultan Banjar dan Pahlawan Nasional Indonesia yang memimpin Perang Banjar pada abad ke-19 melawan penjajahan Belanda.
Ia sangat gigih dan pantang menyerah.
Awal Kehidupan dan Perjuangan
Terlahir dengan nama Gusti Inu Kartapati, beliau dikenal sebagai sosok yang dekat dengan rakyat biasa dan sangat mendalami ilmu agama.
Pangeran Antasari menjadi motor utama pecahnya Perang Banjar pada April 1859 ketika rakyat dan para tokoh menentang campur tangan Belanda dalamb urusan internal kesultanan.
2. Buatkan gambar dan infografis tentang
Perjuangan Pangeran Antasari hingga Wafat
Dinobatkan sebagai Sultan
Ketika perjuangan semakin meluas, pada 14 Maret 1862, Pangeran Antasari dinobatkan sebagai pemimpin pemerintahan tertinggi Kesultanan Banjar dengan gelar Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin.
Ia memimpin sekitar 6.000 pasukan yang terdiri dari pejuang dan suku Dayak untuk menyerang pos-pos penting Belanda, termasuk tambang batu bara di Pengaron dan menenggelamkan kapal Belanda.
Wafat dan Warisan
Pangeran Antasari wafat pada 11 Oktober 1862 akibat penyakit paru-paru dan cacar di tengah pertempuran.
Ia gugur di pedalaman hutan tanpa pernah menyerah kepada penjajah.
Perjuangan beliau dikenang melalui semboyannya yang melegenda:"Haram manyarah, waja sampai kaputing!"(Artinya: Tidak akan pernah menyerah, terus berjuang hingga titik darah penghabisan).
3. Buatkan gambar dan infografis tentang
Warisan Pangeran Antasari
Pangeran Antasari telah dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Nasional dan Kemerdekaan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan SK No. 06/TK/1968 di Jakarta, tertanggal 27 Maret 1968.
Nama Antasari diabadikan pada Korem 101/Antasari dan julukan untuk Kalimantan Selatan yaitu "Bumi Antasari". Kemudian untuk lebih mengenalkan Pangeran Antasari kepada masyarakat nasional.
Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) telah mencetak dan mengabadikan nama dan gambar Pangeran Antasari dalam uang kertas nominal Rp 2.000,00.
Uang kertas pecahan Rp2.000 pertama kali resmi diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 9 Juli 2009 dan mulai berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sejak 10 Juli 2009.
Tahun Emisi 2009: Bergambar Pangeran Antasari di bagian depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar