Beberapa prasasti penting peninggalan kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Timur masih berada di lokasi aslinya (in situ), atau setidaknya berada di dekat kompleks percandian/situs penemuannya. Berikut adalah contoh prasasti in situ di Jawa Timur:
- Prasasti Palah (Blitar): Berada di Kompleks Candi Penataran, Nglegok, Kabupaten Blitar. Prasasti ini berasal dari masa Kadiri-Majapahit.
- Prasasti Sukamaju (Malang): Terletak di Dusun Sukamaju, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.
- Prasasti Kusambyan (Jombang): Terletak di Dukuh Grogol, Desa Katemas, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, berasal dari masa Raja Airlangga (1019-1042 M).
- Prasasti Gunung Botak (Malang): Ditemukan di lereng Gunung Botak, Malang, dan masih di lokasi tersebut.
- Prasasti Ngantang (Malang): Meskipun sering dikaitkan dengan Kediri, prasasti ini ditemukan di Desa Ngantang, Kabupaten Malang.
- Prasasti Pucangan (Mojokerto/sekitarnya): Sering dikaitkan dengan peninggalan Airlangga yang ditemukan di area Mojokerto/Jombang.
- Prasasti Gemekan (Mojokerto): Ditemukan dalam ekskavasi di situs bangunan suci (candi) Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada tahun 2022.
Ciri-ciri Prasasti In Situ:
Prasasti yang masih in situ umumnya dipahatkan pada batu andesit berukuran besar (stela) atau pada batuan alami yang tidak dipindahkan dari lokasi utamanya semenjak masa lampau.
Prasasti yang masih in situ umumnya dipahatkan pada batu andesit berukuran besar (stela) atau pada batuan alami yang tidak dipindahkan dari lokasi utamanya semenjak masa lampau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar